Kediaman Menteri Susi Dilempari OTK dengan Batu Jumat Dini Hari

Kediaman Menteri Susi Dilempari OTK dengan Batu Jumat Dini Hari
Kediaman Menteri Susi di Pangandaran dilempari OTK menggunakan batu. (detik.com)
Jum'at, 02 Agustus 2019 17:05 WIB
PANGANDARAN - Orang tak dikenal (OTK) melempari kediaman Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggunakan batu, Jumat (2/8/2019) dini hari.

Dikutip dari detik.com, batu yang dilemparkan OTK itu menyebabkan kerusakan pada bagian kaca pos jaga di depan rumah kediaman Susi yang sekaligus kantor Susi Air tersebut.

Hingga Jumat siang, tim Inafis Polres Ciamis masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.

Dijumpai di tempat kejadian, Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso belum bersedia memberikan pernyataan kepada media.

Pantauan detikcom, lemparan batu pada pos jaga tersebut meninggalkan lubang dengan diameter sekitar 15 cm. Tim Inafis terlihat mengantongi sebuah batu dan pecahan-pecahan kaca. Police line juga dipasang di lokasi.

Endi Supendi, salah seorang petugas sekuriti mengatakan berdasarkan pengakuan rekannya yang bertugas, peristiwa terjadi menjelang pukul 01.00 WIB.

Saat itu, kata Endi, rekannya yang bernama Hendriawan sedang berada di dalam gedung karena pos jaga sedang direnovasi. Tiba-tiba, kata Endi, Hendriawan mendengar suara kaca pecah.

''Dia lihat orang pakai motor matic kabur ke arah timur. Dia kejar sampai lampu merah, tapi berhasil lolos,'' kata Endi.

Endi menyayangkan, CCTV di tempat tersebut tidak dapat menyimpan data karena mengalami kerusakan pada bagian hardsik. Namun, kata Endi, saat ini polisi tengah memeriksa CCTV di bangunan-bangunan sekitar.

Menurut Endi, teror berupa pelemparan kaca di pos jaga tidak hanya terjadi kali ini. Teror serupa, kata dia, terjadi pada 7 Juli tengah malam dan 13 Juli dini hari.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Diantar Pacar Tengah Malam dan Ngobrol Hingga Pukul 23.30 WIB, Biduan Ditemukan Tewas Waktu Subuh
GoNews Putrinya Minta Restu Menikah, Ayah Berikan Syarat Harus Bersedia Digauli, Begini Akibatnya
GoNews Pasca Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan, Polisi Buru Seorang Pimpinan Pengajian
GoNews Istri Polisi Hilang 2 Hari, Ditemukan Waka Polres dalam Kamar Hotel bersama Polisi Lain
GoNews Dicabuli Kakek dan Sepupu Sejak SMP, Siswi Kelas II SMA Ini Kini Hamil 6 Bulan
GoNews Bus Sinar Jaya dan Arimbi Tabrakan di Tol Cipali, 7 Penumpang Tewas, Ini Identitas Korban
GoNews Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
GoNews Militer Israel Bombardir Pemukiman Warga Palestina, 22 Muslim Wafat dan 66 Terluka
GoNews Dijadikan PSK buat Bayar Utang, Diracun Suami Saat Hamil 8 Bulan
GoNews Menteri Keuangan Terbitkan Aturan Baru Tentang Iuran BPJS Kesehatan
GoNews Kapolsek Cempa Bersimpuh di Hadapan Massa untuk Selamatkan Nyawa Pekerja Tambang
GoNews Ditusuk Suami Berkali-kali, Wanita Hamil Tua ke Rumah Sakit Sendirian dalam Kondisi Berdarah-darah
GoNews Habib Rizieq Perlihatkan Surat Pencekalan, Imigrasi Mengaku Belum Tahu
GoNews Istri Berlumuran Darah dalam Kamar Mandi, Suami Ditemukan Tergantung di Kebun
GoNews MUI Pusat Dukung Imbauan MUI Jatim Agar Pejabat Jangan Ucapkan Salam Semua Agama, Ini Alasannya
GoNews Memalukan, Anggota Fraksi PSI Lemparkan Dokumen RAPBD ke Lantai Saat Rapat, Mengaku Spontanitas
GoNews MA India Putuskan Umat Hindu Boleh Bangun Kuil di Tempat Berdirinya Masjid Berusia 450 Tahun
GoNews Mengaku Anggota TNI, Kuli Bangunan Berhasil Kuras 3 Janda Luar Dalam
wwwwww