Loading...    
           

Gubernur Kalbar Akan Bekukan Izin Perusahaan Perkebunan yang Lahannya Terbakar Lebih 3 Hari

Gubernur Kalbar Akan Bekukan Izin Perusahaan Perkebunan yang Lahannya Terbakar Lebih 3 Hari
Gubernur Kalbar Sutarmidji. (beritasatu.com)
Jum'at, 09 Agustus 2019 15:09 WIB
PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H Sutarmidji akan membekukan izin perusahaan perkebunan kelapa sawit yang membiarkan lahannya terbakar lebih 3 x 24 jam (3 hari).

Dikutip dari beritasatu.com, dikatakan Sutarmidji, pihaknya juga akan mengevaluasi amdal perusahaan. Jika tidak sesuai dengan yang tertulis pada amdalnya maka akan diberikan sanksi. Pembekuan izin itu akan dilakukan melalui tahapan dan sekarang sedang dibuat peraturan dan surat untuk perusahaan.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalbar H Sutarmiji kepada wartawan, Kamis (8/8/2019). Dikatakan, dalam waktu dekat akan diterbitkan peraturan gubernur (Pergub) terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalbar. Hal ini dilakukan karena melihat kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di wilayahnya.

''Jika ada lahan korporasi (perusahaan) yang terbakar maka harus segera dipadamkan jika tidak segera maka akan diambil tindakan tegas, yaitu dengan membekukan izin usahanya. Artinya kita akan evaluasi amdalnya hingga mengambil tindakan pembekuan,'' tegas Sutarmidji.

Namun disebutkan, untuk mengambil tindakan pembekuan ini ada tahapan dan langkah-langkah yang harus dilakukan. Perusahaan akan dipanggil dan membuat pernyataan jangan sampai mengulangi perbuatannya serta amdalnya harus dievaluasi.

Karena menurut Sutarmidji, kebakaran itu belum tentu dilakukan sendiri atau dibakar sendiri, namun titik panasnya berada di lokasi perusahaan. ''Jadi harus di klarifikasi dan diteliti terebih dahulu apakah itu dibakar atau terbakar atau ikutan terbakar buka ladang atau lahan pertanian. Selanjutnya baru diambil tindakan tegas,'' katanya.

Disebutkan, penegakan aturan secara tegas pernah dilakukannya saat ia menjabat sebagai Wali Kota Pontianak untuk menekan karhutla, dan ini berhasil menurunkan angka karhutla.

Aturan yang diterapkan yaitu jika terbukti membersihkan lahan dengan cara membakar maka lima tahun lahan itu tidak boleh digunakan. Pemko Pontianak menulis dan membuat plang pengumuman di lahan yang terbakar dengan tulisan atau pegumuman bahwa ''lahan ini dalam pengawasan Pemerintah Kota Pontianak'' .

Selanjutnya jika lahanya terbakar tapi pemilik tidak jaga maka lahan itu selama tiga tahun tidak boleh dimanfaatkan. ''Jadi tindakan tegas berupa sanksi tegas ini akan diterapkan di provinsi, dengan harapan kebakaran hutan dan lahan sebagai penyebab kabut asap dapat ditekan,'' sambungnya.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Remaja Bunuh dan Bakar Pacar karena Cemburu, Berhubungan Intim Sebelum Dicekik
GoNews Kirim Foto Bugil karena Tergiur Gaji Rp5 Juta, 3 Wanita di Jatim Jadi Korban Pemerasan Siswa SMA
GoNews Semua Sekolah di Penang Diliburkan Akibat Asap Kiriman Sumatera
GoNews Terkait Revisi UU KPK, Laode Sebut Menkumham Berbohong Telah Diskusi dengan Dirinya dan Agus Rahardjo
GoNews Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku
GoNews Direktur KPK: Embahnya Korupsi Itu Parpol di DPR karena Miliki 2 Kewenangan
GoNews Pengamat Militer Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi, Begini Penjelasannya
GoNews Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
GoNews PT Pelni Buka Lowongan Kerja, Ini 10 Posisi yang Ditawarkan dan Tata Cara Pendaftarannya
GoNews Setelah Diprotes, Kemendag Akan Tambahkan Pasal Wajib Halal Daging Impor dalam Permendag 29/2019
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
wwwwww