Loading...    
           

2 Kambing Milik Warga Nagari Koto Tangah Mati dengan Bekas Gigitan di Leher dan Isi Perut Keluar

2 Kambing Milik Warga Nagari Koto Tangah Mati dengan Bekas Gigitan di Leher dan Isi Perut Keluar
Beruang madu. (wikipedia)
Minggu, 11 Agustus 2019 23:11 WIB
BATUSANGKAR - Warga Jorong Sungai Salak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, dihebohkan dengan matinya dua ekor kambing milik warga secara misterius.

Dikutip dari merdeka.com, pada leher dua kambing yang mati itu terdapat bekas gigitan dan isi perutnya keluar. Warga menduga kedua kambing itu dimangsa beruang madu.

''Kejadian itu diketahui pada Sabtu (10/8) pagi oleh pemilik kambing, Rosmidar. Rencananya akan dijadikan hewan kurban pada Minggu,'' kata Camat Tanjung Emas Abramis Yuzi, di Batusangkar, Ahad (11/8).

Menurutnya, kejadian tersebut sudah berlangsung sejak satu minggu terakhir. Sebelumnya pernah dilaporkan ada itik warga mati dengan bekas gigitan dan diduga dimangsa beruang madu.

''Kejadian itu di daerah Ronge, Nagari Saruaso daerah setempat. Kabarnya sampai lima hingga delapan ekor itik warga yang mati akibat diterkam binatang buas tersebut,'' katanya.

Sebagai antisipasi, pihaknya bersama warga, polisi kehutanan, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, melakukan pemasangan perangkap dengan menyusuri jejak beruang tersebut.

Yakni dengan cara meletakkan makanan berupa buah di perangkap itu dan membunyikan suara-suara yang berisik yang bisa mengganggu keberadaanya. Bahkan petugas juga menyiapkan tembak bius untuk melumpuhkannya.

''Uniknya makanan yang diletakkan di atas perangkap itu habis. Tapi beruang itu belum juga menampakkan diri,'' ujarnya dilansir Antara.

Ia mengaku, di lokasi tersebut juga siap sedia dua orang petugas dari Polisi Kehutanan bersenjata lengkap untuk mengamankan jika hal serupa kembali terjadi.

Kemunculan beruang madu di Jorong Sungai Salak juga berdampak pada aktivitas warga setempat yang berprofesi sebagai petani getah. ''Saat ini banyak petani tidak pergi ke hutan karena takut,'' kata dia. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Remaja Bunuh dan Bakar Pacar karena Cemburu, Berhubungan Intim Sebelum Dicekik
GoNews Kirim Foto Bugil karena Tergiur Gaji Rp5 Juta, 3 Wanita di Jatim Jadi Korban Pemerasan Siswa SMA
GoNews Semua Sekolah di Penang Diliburkan Akibat Asap Kiriman Sumatera
GoNews Terkait Revisi UU KPK, Laode Sebut Menkumham Berbohong Telah Diskusi dengan Dirinya dan Agus Rahardjo
GoNews Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku
GoNews Direktur KPK: Embahnya Korupsi Itu Parpol di DPR karena Miliki 2 Kewenangan
GoNews Pengamat Militer Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi, Begini Penjelasannya
GoNews Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
GoNews PT Pelni Buka Lowongan Kerja, Ini 10 Posisi yang Ditawarkan dan Tata Cara Pendaftarannya
GoNews Setelah Diprotes, Kemendag Akan Tambahkan Pasal Wajib Halal Daging Impor dalam Permendag 29/2019
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
wwwwww