Kata JK, Balas Serang KKB Bukan Pelanggaran HAM

Kata JK, Balas Serang KKB Bukan Pelanggaran HAM
Briptu Hedar, korban penembakan KKB. (dok)
Rabu, 14 Agustus 2019 20:47 WIB
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sepertinya sangat geram terhadap aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membunuh Briptu Hedar di Kampung Usir, Kecamatan Puncak, Papua. JK menegaskan, TNI dan Polri harus membalas serangan KKB tersebut.

Dikutip dari merdeka.com, menurut JK, langkah TNI dan Polri membalas aksi KKB, bukanlah pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM).

''Itu bukan pelanggaran HAM, karena yang melanggar HAM siapa yang duluan. Sering orang, apalagi luar negeri, menganggap semua pelanggaran HAM. Bagaimana HAM, kalau yang meninggal TNI dan polisi lebih dahulu,'' kata JK saat memberikan pembekalan dalam rangka kegiatan bersama kejuangan kepada Perwira Siswa Sesko TNI, Sespimti Polri, Sesko Angkatan Sespimmen Polri tahun 2019 di Auditorium Jos Soedarso Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).

JK mengatakan, negara yang paling melanggar HAM di dunia adalah Amerika Serikat. Sebab negeri Paman Sam membom negara-negara lain tanpa dasar. Mulai dari Vietnam, Suriah, Irak, hingga Libya.

''Kalau soal melanggar HAM, barangkali negara yang paling langgar HAM di dunia adalah Amerika, Itu pelanggaran HAM terbesar di dunia yang terjadi,'' ungkap JK.

Sebelumnya JK menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya Briptu Hedar yang ditemukan tewas usai disergap dan disandera kemudian dibunuh oleh pelaku diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kampung Usir, Puncak, Papua pada Senin (12/8). Dia menjelaskan pemerintah harus menyelesaikan masalah di Papua agar kondisi jadi lebih aman.

''Ya tentu kita merasa berduka cita. Memang di daerah konflik selalu ada korban. Tapi yang penting kita selesaikan masalahnya. Secara umum. Supaya Papua itu lebih aman,'' kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (13/8).

Sebab itu dia menegaskan harus menyelesaikan masalah dengan cara menumpas KBB sampai akarnya. Kalau tidak kata dia, Indonesia akan dinilai rendah.

''Tetapi apa bila ada yang menyerang aparat polisi negara. Harus diselesaikan, harus diserang balik. Itu harus. Kalau diterima begitu saja itu salah,'' ungkap JK.

Untuk diketahui, Briptu Hedar ditemukan tewas usai disergap dan disandera kemudian dibunuh oleh pelaku yang diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kampung Usir, Puncak, Papua pada Senin 12 Agustus 2019. Sedangkan Bripka Alfonso, polisi yang bersama Hedar berhasil kabur dan melapor ke Pos Polisi Kago, Kabupaten Puncak.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Sri Mulyani Sebut Anggaran untuk Pendidikan Rp 505,8 Triliun Naik dari 2014 yang Hanya Rp 250 Triliun
GoNews Ikan Lele Diejek-ejek oleh Buzzer-buzzer Nakal, Menteri Susi: Padahal Hasilnya Luar Biasa
GoNews Ternyata Perdana Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew Belajar GBHN dari Pak Harto
GoNews Mitsubishi Fokus Kembangkan Model SUV dengan Teknologi Listrik
GoNews Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Otomotif Dalam Rangka Produksi Mobil Listrik
GoNews KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya
GoNews Bom Meledak di Pesta Pernikahan, 63 Orang Tewas, Sebagian Korban Wanita dan Anak-anak
GoNews Kakinya Tertusuk Paku Berkarat, Gadis Paskibraka Pembawa Baki Ini Tetap Jalankan Tugasnya Sambil Meringis
GoNews Pejabat Badan Kesbangpol Ini Keterlaluan, Mahasiswa Urus Izin Penelitian Pun Dipungli, Begini Akibatnya
GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
wwwwww