Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana

Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
Asrorun Ni'am Sholeh dan Menaker Hanif Dhakiri mendampingi Koko Ardiansyah. (republika.co.id)
Minggu, 18 Agustus 2019 00:11 WIB
JAKARTA - Koko Ardiansyah, siswa salah satu SMK di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mendadak populer, setelah kisah penggagalan dirinya sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Labuhanbatu viral di media sosial.

'Musibah' yang menimpanya ternyata menjadi jalan bagi Koko untuk menjadi petugas pada upacara pengibaran bendera peringatan HUT ke-74 RI di Kantor Kemenpora di Jakarta dan bisa hadir di Istana Negara, Sabtu (17/8).

Dikutip dari republika.co.id, Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh, mengatakan, usai melakukan investigasi dan klarifikasi atas info yang beredar di media sosial, pihak Kemenpora menyimpulkan, ada SOP seleksi Paskibraka yang dilanggar Pemkab Labuhan Batu, sehingga merugikan Koko yang seharusnya bisa menjadi peserta Paskibraka.

Karena itu, kata Ni'am, pihaknya mengundang Koko ke Jakarta untuk memberi apresiasi. ''Pemberitaan tentang Koko sangat masif, dan ada juga yang merasa tidak nyaman sehingga berpengaruh pada kondisi psikis Koko. Karenanya kami kontak untuk memberi apresiasi sekaligus relaksasi,'' ujar Niam.

Begitu sampai di Jakarta, Niam menawarkan kesediaan Koko menjadi petugas upacara. ''Saya salut, begitu ditawarin dia langsung menyatakan siap. Padahal baginya ini pengalaman pertama ke Jakarta. Pengalaman pertama naik pesawat hehe, dan tidak cukup waktu untuk latihan. Alhamdu lillah, Koko bisa menjalankan tugas sebagai pembaca pembukaan UUD 1945 dengan baik,'' ujar Niam.

Tak hanya bertugas di kantor yang dipimpin oleh Imam Nahrawi, Koko, juga dibawa ke Istana Merdeka oleh Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni'am Sholeh.

Usai bertugas di Kemenpora, Ni'am dan Koko bergegas ke mobil. Mereka langsung meluncur. Sembari berjalan, Koko sempat mengungkapkan perasaannya.

''Ini luar biasa, kejutan, saya tak pernah berpikir bakal ke sini apalagi sampai ke istana. Saya tak pernah menyangka,'' ungkapnya.

Dia mengaku harus bergegas jalan dari rumahnya di Labuhan Batu menuju bandara.  ''Lebih dari enam jam perjalanan, terus ke Jakarta. Saya baru sampai dinihari tadi. Tapi tak ada rasa lelah, saya sangat bangga dan berterima kasih bisa diundang ke Jakarta oleh Kemenpora,'' tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Sambil sesekali menyeka matanya. Koko menyebutkan, kejutan berawal ketika ditelepon oleh Menpora Imam Nahrawi beberapa hari lalu. 

''Tidak menyangka kemudian disuruh ke Jakarta. Saya mendadak ditelepon siang hari Jumat, langsung ke Jakarta, terima kasih sekali dengan kesempatan ini. Terima kasih kepada Pak Menteri dan Pak Ni'am,'' tandasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
wwwwww