Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
15 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
2
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
15 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
3
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
4
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
14 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
5
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
15 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
6
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
12 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat

KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya

KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya
Ilustrasi kapal kayu. (beritasatu)
Minggu, 18 Agustus 2019 21:33 WIB
AMBON - KM Mina Sejati dibajak tiga ABK-nya di perairan Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Dua penumpangnya tewas karena mencebur ke laut, sedangkan 18 penumpang lainnya belum diketahui nasibnya.

Dikutip dari beritasatu.com, Kepala Kantor Basarnas Ambon Muslimin mengaku telah menerima laporan tentang aksi pembajakan atau perampokan terhadap KM Mina Sejati tersebut.

''Informasi yang kami terima dari Kantor Koordinator Pos SAR Tual bahwa KM Mina Sejati yang dinakhodai Ko Awi diduga dibajak oleh tiga anak buah kapalnya sendiri,'' kata Muslimin di Ambon, Minggu (18/8/2019).

Aksi pembajakan ini terjadi pada Sabtu, (17/8/2019) sekitar pukul 16:00 WIT.

Menurut dia, dalam kapal tersebut terdapat 30 penumpang. Namun saat terjadi pembajakan, sembilan orang menceburkan diri ke laut, dua orang diantaranya ditemukan meninggal dunia. ''Tujuh orang lainnya ditemukan selamat oleh sebuah kapal nelayan yang kebetulan posisinya berdekatan dengan KM Mina Sejati,'' jelas Muslimin.

Namun masih ada 18 orang di atas kapal naas tersebut yang sampai saat ini belum diketahui nasibnya secara pasti. ''Sejak pagi tadi telah diberangkatkan KRI Lanal dari Dobo menuju lokasi yang dimaksud, namun Kansar Tual saat ini siaga menunggu perkembangan. Kalau ada permintaan untuk evakuasi korban akan kami berangkatkan tim SAR gabungan dari Tual,'' tandas Muslimin.

Sementara Kapolres Kepulauan Aru AKBP Adolf Bormasa yang dikonfirmasi dari Ambon membenarkan adanya insiden pembajakan KM Mina Sejati. ''Saat ini masih dalam proses pencarian, bila ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan,'' kata Kapolres.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:Ragam

wwwwww