Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
19 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
2
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
6 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
3
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
4
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
5
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
6 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
6
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
5 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi

Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT

Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
Ustaz Abdul Somad. (int)
Minggu, 18 Agustus 2019 06:25 WIB
JAKARTA - Organisasi massa Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan melapor ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT, Sabtu (17/8).Brigade Meo menuduh UAS menistakan simbol-simbol agama Katolik dan Kristen.

Dikutip dari republika.co.id, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTT Kombes (Pol) Jules Abraham Abast, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihak Polda NTT belum ada menerima laporan dari Brigade Meo mengenai konten video dakwah UAS yang viral di media sosial.

''Isu pelaporan terhadap UAS itu tidak benar. Karena dari Brigade Meo tidak membuat laporan polisi terkait UAS atau hal lainnya sampai saat ini. Tidak ada laporan polisi, baik di SPKP maupun Reskrimsus Polda NTT," ujar Kombes Pol Jules saat dihubungi  republika.co.id, dari Jakarta, Sabtu (17/8).

Namun demikian, ia membenarkan soal kedatangan sejumlah orang yang mengatasnamakan diri dari Brigade Meo ke Polda NTT pada Sabtu (17/8) sore.

Lanjut Jules, mereka ini hanya sebatas konsultasi dengan sejumlah penyidik di Polda NTT. Lantas, mereka diarahkan kepada penyidik Reskrimsus. Oleh pihak Reskrimsus Polda NTT, tutur Jules, mereka disarankan untuk datang kembali pada Senin (19/8) esok untuk membuat laporan terkait apa yang ingin dilaporkan.

''Yang dikonsultasikan mereka adalah video yang ditunjukan ke penyidik. Disarankan Senin datang kembali. Kita lihat apa mereka Senin datang kembali dan melaporkan bukti yang cukup,'' tambahnya.

Sudah Melaporkan

Sementara seperti dikutip dari tempo.co, Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku telah melaporkan Ustad Abdul Somad ke Kepolisian Daerah NTT terkait video tentang salib dan patung yang dinilai telah menistakan agama Kristen.

''Kami sudah melaporkan Ustad Abdul Somad ke Polda NTT terkait ceramahnya yang melecehkan umat Kristen,'' kata Anggota Brigade Meo, Jemmy Ndeo kepada Tempo, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Ceramah Abdul Somad yang viral di media sosial dianggap meresahkan dan mencederai umat Kristen. Karena itu, kata Jemmy, Abdul Somad harus mempertanggungjawabkan perkataannya.

''Apa yang dikatakan Ustad Abdul Somad dalam videonya itu sudah sangat meresahkan masyarakat, terlebih umat Kristen,'' kata Jemmy.

Dia sangat menyayangkan Abdul Somad terkait tausiah yang dibawakan ìtu. ''Kami laporkan Ustad Abdul Somad sebagai pribadi, tak ada kaitannya dengan umat Muslim,'' tegas Jemmy.

Dia berharap Ustad Abdul Somad bisa memberikan klarifikasi atau permohonan maaf kepada umat Kristen atas pernyataan saat berceramah. ''Jika Ustaz keliru, maka kami harap ada permohonan maaf dan klarifikasi,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id dan tempo.co
Kategori:Ragam

wwwwww