Loading...    
           

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim
Ustaz Abdul Somad. (int)
Senin, 19 Agustus 2019 19:23 WIB
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melaporkan ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Bareskrim Polri, Senin (19/8). Laporan teregister LP/B/0725/VIII/2019/Bareskrim.

Dikutip dari merdeka.com, Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Korneles Jalanjinjinay mengatakan, pihaknya merasa dirugikan oleh isi ceramah UAS.

''Yang kami perjuangkan adalah kepentingan bangsa dan negara, kepentingan yang lebih besar, bukan kemudian kehadiran kita untuk membela agama tertentu, tapi ini murni untuk ketenangan dan ketertiban masyarakat,'' tutur Korneles di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/8).

Korneles menuding UAS melanggar Pasal 156 KUHP Tentang Tindak Pidana Penistaan Agama. Untuk itu, dia membawa barang bukti berupa video ceramah Abdul Somad dan menyerahkannya ke penyidik.

Pelapor dalam kasus ini adalah Korneles Jalanjinjinay. Sementara terlapor langsung ditujukan ke UAS.

''Ada dokumen, ada berkas-berkas yang kami sudah siapkan semua, ada videonya udah di flashdisk. Kemudian ada dokumen-dokumen lainnya, kemudian kita sudah sinopsis, kita sudah rekam,'' jelas Korneles.

Sudah Tiga Tahun

Sebelumnya, UAS menegaskan ceramah itu tak bermaksud menghina salah satu agama. Ceramah itu merupakan bagian ceramah rutin yang dilakukannya setiap Subuh di akhir pekan di masjid An-Nur Pekanbaru, Riau.

''Yang ketiga, pengajian itu lebih tiga tahun lalu. Sudah lama, di kajian Subuh Sabtu di Masjid An-nur Pekanbaru, karena saya rutin pengajian di sana satu jam pengajian diteruskan dengan tanya jawab,'' ujar UAS dalam video yang diunggah di Youtube.

Dia pun heran ceramah dilakukannya beberapa tahun silam itu baru viral sekarang. Namun dia menegaskan siap menjalani pemeriksaan jika dipanggil polisi.

''Kenapa diviralkan sekarang? kenapa dituntut sekarang saya, serahkan kepada Allah SWT. Sebagai warga yang baik saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu, saya tidak akan takut karena saya tidak merasa salah dan saya tidak pula ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Dari tiga poin itu apakah jelas?,'' kata UAS.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Remaja Bunuh dan Bakar Pacar karena Cemburu, Berhubungan Intim Sebelum Dicekik
GoNews Kirim Foto Bugil karena Tergiur Gaji Rp5 Juta, 3 Wanita di Jatim Jadi Korban Pemerasan Siswa SMA
GoNews Semua Sekolah di Penang Diliburkan Akibat Asap Kiriman Sumatera
GoNews Terkait Revisi UU KPK, Laode Sebut Menkumham Berbohong Telah Diskusi dengan Dirinya dan Agus Rahardjo
GoNews Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku
GoNews Direktur KPK: Embahnya Korupsi Itu Parpol di DPR karena Miliki 2 Kewenangan
GoNews Pengamat Militer Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi, Begini Penjelasannya
GoNews Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
GoNews PT Pelni Buka Lowongan Kerja, Ini 10 Posisi yang Ditawarkan dan Tata Cara Pendaftarannya
GoNews Setelah Diprotes, Kemendag Akan Tambahkan Pasal Wajib Halal Daging Impor dalam Permendag 29/2019
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
wwwwww