Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
Politik
23 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
2
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
DPR RI
22 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
Hukum
23 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Peristiwa
21 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Kesehatan
19 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi

Pemindahan Ibu Kota Negara, Sandiaga: Harusnya Diputuskan Melalui Referendum

Pemindahan Ibu Kota Negara, Sandiaga: Harusnya Diputuskan Melalui Referendum
Sandiaga Uno. (bbcindonesia)
Kamis, 22 Agustus 2019 16:31 WIB
JAKARTA - Sandiaga Uno mengatakan, pemindahan ibu kota negara merupakan kebijakan strategis yang seharusnya diputuskan dengan melibatkan seluruh rakyat melalui proses referendum (jajak pendapat).

''Kalau saya melihatnya karena ini sangat strategis, buat referendum, sampaikan ke seluruh warga Indonesia, setuju enggak pindahkan ibu kota? Sehingga kita jadi bagian dari pengambilan keputusan tersebut,'' kata Sandiaga dalam diskusi di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019), seperti dikutip dari liputan6.com.

Mantan calon wakil presiden nomor urut 02 mengatakan, pemerintah harus menyiapkan segalanya dengan matang untuk memindahkan Ibu Kota. Khususnya dampak terhadap perekonomian. Sandi menilai, pemindahan Ibu Kota tidak langsung berdampak mendorong perekonomian.

''Karena pemindahan Ibu Kota ini tak serta merta mendorong aktivitas perkeonomian yang dirasakan masyarakat,'' kata Sandiaga.

Bukan Prioritas

Dia pun menyebut pemindahan ibu kota bukan prioritas. Selain itu, Sandi mengatakan pemindahan Ibu Kota belum masuk dalam RAPBN 2020.

''Saya ingin menegaskan bahwa apakah ini prioritas apa bukan? bukan, berarti taruh dulu di samping, jangan dulu dibicarakan untuk menyita perhatian publik karena masih banyak masalah lainnya. Prioritas, perjuangkan ekonomi dam kesejahteraan,'' jelas Sandiaga.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww