Loading...    
           

Dua Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana Negara Ditangkap, Terlacak Berkat Pengenal Wajah

Dua Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana Negara Ditangkap, Terlacak Berkat Pengenal Wajah
Pengunjuk rasa kibarkan bendera Bintang Kejora. (timordaily)
Sabtu, 31 Agustus 2019 22:15 WIB
JAKARTA - Dua mahasiswa asal Papua, AT dan CK, ditangkap polisi karena diduga mengibarkan bendera Bintang Kejora saat unjuk rasa menuntut referendum di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Dikutip dari beritasatu.com, kedua mahasiswa itu berhasil dikenali berkat bantuan teknologi pengenalan wajah.

Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulis Sabtu (31/8/2019), mengatakan, AT dan CK berperan sebagai koordinator lapangan aksi, menggerakkan massa, menyiapkan bendera dan berorasi di atas mobil komando. Keduanya bisa dikenai tuduhan makar atas aksi mengibarkan bendera Bintang Kejora.

''Dilakukan penyidikan komprensif dengan melihat foto, video, dan face recognition di Inafis lalu berhasil identifikasi (dua) pelaku yang mengibarkan bintang kejora,'' kata Dedi Prasetyo.

Dari kedua orang yang ditangkap di Depok dan kini dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua itu polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya ponsel, spanduk, kaos Bintang Kejora, selendang Bintang Kejora dan perangkat pengeras suara.

''Kita fokus pada pemeriksaan sebagai penanggung jawab dan korlap. Kemungkinan proses penyidikan (dan keduanya jadi tersangka) bila ada alat bukti cukup,'' tambahnya.

Untuk diketahui, ada empat bendera Bintang Kejora yang sempat dikibarkan dengan menggunakan bambu berukuran panjang di ring satu persis seberang istana tempat Presiden Joko Widodo berkantor itu.

Awalnya aparat keamanan berupaya mencegah mahasiswa mengibarkan bendera namun akhirnya hanya mengamankan aksi yang juga diwarnai pembakaran ban bekas itu.

Massa turun ke jalan karena dipicu peristiwa rasisme di Surabaya. Mereka juga menolak otonomi khusus dan meminta adanya referendum untuk menentukan masa depan Papua.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Remaja Bunuh dan Bakar Pacar karena Cemburu, Berhubungan Intim Sebelum Dicekik
GoNews Kirim Foto Bugil karena Tergiur Gaji Rp5 Juta, 3 Wanita di Jatim Jadi Korban Pemerasan Siswa SMA
GoNews Semua Sekolah di Penang Diliburkan Akibat Asap Kiriman Sumatera
GoNews Terkait Revisi UU KPK, Laode Sebut Menkumham Berbohong Telah Diskusi dengan Dirinya dan Agus Rahardjo
GoNews Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku
GoNews Direktur KPK: Embahnya Korupsi Itu Parpol di DPR karena Miliki 2 Kewenangan
GoNews Pengamat Militer Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi, Begini Penjelasannya
GoNews Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
GoNews PT Pelni Buka Lowongan Kerja, Ini 10 Posisi yang Ditawarkan dan Tata Cara Pendaftarannya
GoNews Setelah Diprotes, Kemendag Akan Tambahkan Pasal Wajib Halal Daging Impor dalam Permendag 29/2019
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
wwwwww