Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
12 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
12 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
12 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
4
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
11 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
5
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
11 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
6
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
11 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional

117 Kios di Pasar Topoyo Hangus Terbakar Gara-gara Suami-Istri Cekcok

117 Kios di Pasar Topoyo Hangus Terbakar Gara-gara Suami-Istri Cekcok
Pasar Topoyo di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat terbakar Sabtu (31/8). (mandarnews)
Minggu, 01 September 2019 19:13 WIB
MAMUJU - Sebanyak 117 kios di Pasar Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat hangus akibat kebakaran, Sabtu (31/8) dini hari.

Dikutip dari merdeka.com, pada Sabtu malam (31/8), pukul 23.11 WITA, aparat Polres Mamuju menangkap Hs karena diduga sebagai pihak yang menyebabkan terjadinya kebakaran Pasar Topoyo.

''Dari hasil penyelidikan, kami menemukan adanya kejanggalan atas terbakarnya Pasar Topoyo. Berdasar dari situlah kami mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi dan ditemukan kecurigaan jika kebakaran itu berasal dari rumah seorang warga berinisial Hs,'' kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mamuju Ajun Komisaris Polisi Samsuriansyah saat dihubungi Ahad (1/9).

Berdasarkan hasil penyelidikan, jelas Samsuriansyah, polisi mengembangkan penyelidikan dan memburu Hs yang diduga melarikan diri ke Kabupaten Majene.

''Setelah dipastikan bahwa kebakaran tersebut diduga akibat ulah Hs, kami kemudian berkoordinasi dengan Polres Majene dan pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu malam (31/8) pukul 23.11 WITA,'' katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebelum terjadi kebakaran, Hs cekcok dengan istrinya dan kemudian membakar sepeda motornya.

''Jadi, pelaku yang kesal kemudian membakar motornya dan meninggalkannya. Akibat ulah Hs itulah api merambah dan menghanguskan sejumlah kios yang ada di Pasar Topoyo,'' katanya.

Lanjut Kapolres, tim dari Laboratorium Forensik Polri, akan melakukan olah kejadian perkara di Pasar Topoyo.

''Tim Labfor dari Makassar akan datang ke Mamuju Tengah untuk melakukan olah TKP di lokasi kebakaran di Pasar Topoyo,'' kata Samsuriansyah.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah Rahmat Syam mengatakan kebakaran hebat yang melanda Pasar Topoyo pada Sabtu dinihari hingga pagi menyebabkan 117 kios terbakar.

''Ada dua petugas pemadam kebakaran dan satu dari BPBD yang mengalami sesak nafas dan sempat dibawa ke rumah sakit karena menghirup gas dari kios yang terbakar. Di pasar itu memang banyak yang menjual gas elpiji, asap dari gas yang terbakar itulah yang membuat petugas sesak nafas,'' terang Rahmat Syam.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww