Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
11 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
11 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
11 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
4
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
10 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
5
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
10 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
6
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
11 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional

Beli Tiket Pesawat Hanya untuk Temani Istri Boarding, Pria Ini Ditangkap dan Terancam Denda Rp205 Juta

Beli Tiket Pesawat Hanya untuk Temani Istri Boarding, Pria Ini Ditangkap dan Terancam Denda Rp205 Juta
Terminal 4 Bandara International Changi di Singapura. (liputan6.com)
Minggu, 01 September 2019 21:34 WIB
SINGAPURA - Seorang pria di Singapura ditangkap di Bandara Changi karena tidak menggunakan tiket yang dibelinya untuk naik pesawat meninggalkan Negeri Singa tersebut.

Dikutip dari liputan6.com yang melansir dari Channel News Asia, Jumat (30/8/2019), lelaki 27 tahun tersebut diamankan di area transit pada Ahad, 25 Agustus 2019 lalu.

Pihak berwajib menemukan bahwa ia memasuki area transit tanpa niat untuk meninggalkan Singapura. 

Pada Kamis, 29 Agustus 2019, pihak kepolisian Singapura lewat unggahan di Facebook mereka mengungkap, lelaki itu sengaja membeli tiket pesawat demi menemani sang istri sampai boarding.

Ia sendiri tak akan naik ke pesawat dan pergi meninggalkan Negeri Singa.

Walau dirasa konyol bagi sebagian orang yang menuliskannya di kolom komentar unggahan tersebut, pihak kepolisian Singapura menegaskan, peraturan ini sudah berkekuatan hukum legal.

Atas perbuatannya, lelaki tersebut dihadapkan hukuman membayar denda maksimal 20 ribu dolar Singapura atau setara Rp205 juta maupun pidana penjara selama dua tahun.

The Straits Times menuliskan, sejak Januari 2019, setidaknya sudah ada 33 orang ditangkap karena melakukan pelanggaran serupa.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww