Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Internasional
23 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
14 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Peristiwa
23 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
14 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
14 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
6
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
15 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong

Ditembak Pasukan Israel Saat Berkumpul, 42 Warga Palestina Terluka, 18 Diantaranya Wanita dan Anak-anak

Ditembak Pasukan Israel Saat Berkumpul, 42 Warga Palestina Terluka, 18 Diantaranya Wanita dan Anak-anak
Militer Israel menghancurkan bangunan milik warga Palestina di Sur Baher, Yerusalem Timur, Senin (22/7). (republika.co.id)
Minggu, 01 September 2019 22:46 WIB
GAZA - Pasukan Israel memberondongkan tembakan ke arah warga Palestina yang tengah berkumpul dekat pagar batas Jalur Gaza dengan Israel, Jumat (30/8).

Dikutip dari republika.co.id yang melansir dari kantor berita Anadolu Agency, Ahad (1/9), sebanyak 42 orang terluka akibat terkena tembakan langsung dari pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang dinding pemisah itu.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, dari 42 orang yang terluka itu, 18 orang diantaranya wanita dan anak-anak. Namun laporan kementerian ini tidak memberikan perincian tentang kondisi mereka.

Di sisi lain, demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina, pasukan Israel juga menargetkan dua ambulans yang datang untuk merawat yang terluka. Seorang jurnalis foto Anadolu Agency bahkan ikut terluka sebelumnya ketika meliput aksi damai di Jalur Gaza.

Jurnalis bernama Ali Jadallah ditembak di dahi dengan peluru karet tetapi dalam kondisi stabil.

Sejak unjuk rasa Gaza dimulai pada Maret tahun lalu, hampir 270 pengunjuk rasa telah mati syahid dan ribuan lainnya terluka oleh pasukan Israel yang dikerahkan di dekat zona penyangga.

Para demonstran tersebut menuntut diakhirinya 12 tahun blokade Israel di Jalur Gaza. Sebab bagi Palestina, dinding tersebut telah menghancurkan ekonomi daerah kantong pantai dan merampas dua juta penduduknya dari banyak fasilitas dasar. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww