Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
24 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
24 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
3
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
24 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard
4
Masuk Jakarta tanpa SIKM harus Tes Swab Biaya Sendiri Sekitar Rp1,2 juta
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Masuk Jakarta tanpa SIKM harus Tes Swab Biaya Sendiri Sekitar Rp1,2 juta
5
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Peristiwa
24 jam yang lalu
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
6
Minta Jokowi Mundur, Mabes Polri Selidiki Peran Eks TNI Ruslan Buton
Hukum
24 jam yang lalu
Minta Jokowi Mundur, Mabes Polri Selidiki Peran Eks TNI Ruslan Buton

Kecanduan Seks Bebas, Ibu Muda Ini Tega Bunuh 2 Putrinya yang Masih Balita

Kecanduan Seks Bebas, Ibu Muda Ini Tega Bunuh 2 Putrinya yang Masih Balita
Louise Porton. (poskotanews.com)
Senin, 02 September 2019 14:22 WIB
BIRMINGHAM - Pengadilan Birmingham Crown, Inggris menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Louise Porton. Wanita berusia 23 tahun itu dinyatakan terbukti membunuh dua putrinya.

Dikutip dari poskotanews.com, ibu muda ini tega membunuh dua putri kecilnya karena dianggapnya menghalangi kecanduan seks bebasnya.

Dua putrinya yang dibunuh Porton adalah Lexi Draper (tiga tahun) dan Scarlett Vaughan (16 bulan). Saat ini Porton meringkuk di balik jeruji besi di HMP Foston Hall di Derbyshire.

Porton tidak akan memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat sampai dia menjalani masa hukuman 32 tahun.

Seorang kerabatnya kepada Mirror Online mengatakan, dia berharap Louise Porton dijatuhi hukuman mati.

Seseorang dalam penjara mengatakan kepada The Sun, bahwa kerabatnya puas Porton ada di jeruji Bueno.

Porton mengatakan, dia kecanduan seks bebas dan tampaknya menjadi satu-satunya sumber kenyamanannya.

Lexi meninggal pada 15 Januari tahun lalu, dua minggu sebelum Scarlett terbunuh pada 1 Februari.

Pengadilan Birmingham Crown mendengar Porton memiliki gaya hidup bebas, menawarkan seks kepada pria dengan imbalan uang. Namun dia merasa, anak-anaknya menjadi beban dan menghalangi kegiatannya.

Akhirnya di persidangan, hakim Pengadilan Amanda Yip mengatakan: ''Hanya ada satu hukuman, yang merupakan hukuman seumur hidup.''

''Seperti halnya Lexi, kamu mencoba untuk menyatakan kematiannya sebagai kematian alami yang tidak terduga. Kamu berpura-pura sedang mengemudi ke rumah sakit,'' sambungnya.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww