Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
12 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
2
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
12 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
12 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
13 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
5
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
12 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
11 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal

Diterjang Puting Beliung, 79 Rumah Rusak di Sumbar, 2 Rumah Gadang Roboh

Diterjang Puting Beliung, 79 Rumah Rusak di Sumbar, 2 Rumah Gadang Roboh
Ilustrasi rumah porak-poranda diterjang angin puting beliung. (republika.co.id)
Minggu, 08 September 2019 11:40 WIB
PADANG ARO - Sedikitnya 79 rumah warga rusak di Kecamatan Pauah Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), setelah diterjang angin puting beliung, Jumat (6/9) sore.

Dikutip dari merdeka.com, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Inroni Muharamsyah di Padang Aro mengatakan, terjangan puting beliung menyebabkan sembilan rumah rusak berat, 32 rumah rusak sedang dan 38 rumah rusak ringan.

''Bencana itu menyebabkan 37 rumah rusak dan menimbulkan kerugian sekitar Rp12,8 juta di Nagari Kapau Alam Pauh Duo. Dua keluarga dari nagari itu harus mengungsi ke rumah kerabat karena rumahnya rusak,'' kata Inroni.

Di Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, puting beliung menyebabkan kerusakan 31 rumah, memaksa lima keluarga mengungsi dan menimbulkan kerugian Rp43 juta.

Bencana itu juga mengakibatkan 11 rumah rusak dan menimbulkan kerugian sekitar Rp188,8 juta di Nagari Pauh Duo Nan Batigo.

''Di Nagari Pauh Duo Nan Batigo dua rumah gadang roboh tertimpa pohon dengan kerugian mencapai Rp140 juta,'' lanjutnya.

BPBD menunggu bantuan logistik dari pemerintah provinsi untuk disalurkan kepada korban bencana. ''Tenda ada, tapi tidak cukup, makanya tunggu yang dari provinsi dulu baru sekalian didistribusikan supaya tidak berebut,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww