Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
Ekonomi
3 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
9 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
5
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
10 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
6
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan

Minta Tanggung Jawab, Gadis Hamil 5 Bulan Malah Dikeroyok Pacar di Belakang Sekolah

Minta Tanggung Jawab, Gadis Hamil 5 Bulan Malah Dikeroyok Pacar di Belakang Sekolah
Ilustrasi. (poskotanews)
Selasa, 10 September 2019 16:46 WIB
KUALA LUMPUR - Nasib naas dialami seorang gadis berusia 18 tahun di Kuala Lumpur, Malaysia. Gadis yang tengah hamil 5 bulan itu babak-belur karena dikeroyok pacarnya bersama dua rekannya di belakang sekolah.

Dikutip dari poskotanews.com, The Star melaporkan, setelah gadis itu babak-belur, ketiga pemuda yang mengeroyoknya pergi meninggalkannya begitu saja.

Kepala polisi distrik Wangsa Maju, Inspektur Rajab Ahad, menyebutkan, ayah gadis itu mendapat laporan dari teman anaknya bahwa putrinya ditemukan penuh luka. Sang ayah kemudian melarikan anaknya ke RS di Kuala Lumpur.

Namun si bapak kaget ketika dokter memastikan anak perempuannya itu tengah hamil 5 bulan. Meski marah, ayah ini menyimpan berita mengejutkan itu dari keluarganya.

Dalam pemeriksaan polisi diketahui pemukulan di belakang sekolah terjadi karena si gadis minta pacar bertanggung jawab atas kehamilannya. Namun pemuda itu menolak dan malah melakukan kekerasan kepada sang gadis.

Rajab Ahad juga mengumumkan pacar korban telah ditangkap Senin (8/9/2019), begitu juga kedua temannya. Ketiganya diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww