Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
20 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
21 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
18 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
20 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Ekonomi
20 jam yang lalu
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin

Warga Semarang Dikejutkan Rentetan Ledakan Disertai Kepulan Asap dari Markas Brimob

Warga Semarang Dikejutkan Rentetan Ledakan Disertai Kepulan Asap dari Markas Brimob
Asap membubung usai rentetan ledakan di Mako Brimob Jateng, Sabtu pagi. (okezone.com)
Sabtu, 14 September 2019 09:50 WIB
SEMARANG - Warga yang tinggal di sekitar kompleks Markas Sat Brimob Polda Jawa Tengah, di Jalan Jenderal Polisi Anton Sujarwo nomor 218, Semarang Jawa Tengah, dikejutkan suara rentetan ledakan, Sabtu (14/9) pagi.

Dikutip dari republika.co.id, suara ledakan tersebut ternyata berasal dari bagian belakang kompleks Markas Sat Brimob. Ledakan tersebut juga disertai kepulan asap tebal yang membubung ke udara.

''Warga yang belum tahu ada apa, segera berlari ke luar rumah untuk menjauh,'' ungkap Fajar (39 tahun), salah seorang warga yang kebetulan melintas.

Pria itu juga mengungkapkan, beberapa suara ledakan terdengar cukup keras. Hal itu karena pemukiman warga memang cukup dekat dengan sumber suara, tepatnya di kompleks Markas Brimob Polda Jawa Tengah tersebut.

Sebagian warga yang sebelumnya mencoba mencari tahu apa yang terjadi, tak luput berlarian setelah ledakan terjadi. ''Mereka panik dan belum tahu apa yang terjadi, yang penting keluar meninggalkan rumah terlebih dahulu,'' katanya.

Kerasnya suara ledakan yang ditimbulkan, dibenarkan Danica (27 tahun). Suaranya terdengar keras dari rumahnya di kompleks Perumahan Perwira Diponegoro, Banyumanik.

Padahal, ia tinggal dalam radius sekitar 500 meter dari kompleks Markas Sat Brimob Polda Jawa Tengah tersebut dan bahkan lokasinya juga berseberangan dengan jalan utama.

''Suaranya terdengar sangat keras dari rumah saya. Namun tidak tahu itu suara apa dan dari mana sumbernya,'' kata Danica.

Sejauh ini belum ada penjelasan resmi dari pihak Polda Jawa Tengah terkait ledakan tersebut. Namun menurut informasi yang berkembang, ledakan tersebut berasal dari gudang amunisi Sat Brimob Polda Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, markas Sat Brimob Polda Jawa Tengah ini kini di jaga ketat oleh aparat kepolisian.

Di ruas Jalan Jenderal Polisi Anton Sujarwo atau depan kompleks Markas Sat Brimob saat ini telah dijaga belasan anggota Brimob serta Polisi Lalu Lintas. Sementara di permukiman yang ada di belakang komplrks markas Sat Brimob ini masih berkumpul di jalanan gang yang ada di lingkungan pemukiman mereka.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww