Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Ekonomi
23 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
2
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
17 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
3
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
20 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
4
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
19 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
5
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
Politik
16 jam yang lalu
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Sepakbola
17 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar
Para pengendara menerobos kabut asap tebal di Jalan HR Subrantas, Pekanbaru, Riau, Jumat (20/9). (dok)
Sabtu, 21 September 2019 17:08 WIB
BATUSANGKAR - Kabut asap yang diduga kiriman dari Provinsi Riau menyelimuti wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sejak beberapa hari lalu. Hari ini, Sabtu (21/9), kondisi kabut asap semakin tebal, sehingga Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memutuskan meliburkan sekolah.

Dikutip dari republika.co.id, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Riswandi mengatakan, sekolah akan diliburkan sampai Senin (23/9) pekan depan.

''Sesuai arahan Pak Bupati, siswa diliburkan hari ini sampai Senin depan,'' kata Riswandi, melalui siaran pers yang diterima republika.co.id dari Humas Pemkab Tanah Datar.

Riswandi menyebut dari pantauan dan hasil pengukuran dinas Perkim LH Tanah Datar pada 19 sampai 20 September pukul 16.00 WIB kemarin, keadaan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sudah berada pada angka 147,5 dengan PM 10 pada angka 244,9.

Riswandi mengatakan kondisi udara Tanah Datar masuk ke dalam status tidak sehat. Tren kondisi udara ini semakin memburuk. Sehari sebelumnya ISPU Tanah Datar masih di angka 103,2.

Riswandi menambahkan, sesuai edaran Bupati Tanah Datar beberapa waktu lalu, seluruh masyarakat Tanah Datar diharapkan untuk meminimalisir kegiatan di luar ruangan. Kalaupun harus, disarankan menggunakan masker ataupun penutup hidung lainnya.

''Warga diharapkan agar tidak turut memperparah keadaan udara, tidak membakar sampah, jerami ataupun lainnya,'' ujar Riswandi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww