Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
Ekonomi
10 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
16 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Peristiwa
9 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
5
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
6
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
16 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes

Ditangkap Polisi Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan, Petugas Medis Ambulans Pemprov DKI Masih Trauma

Ditangkap Polisi Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan, Petugas Medis Ambulans Pemprov DKI Masih Trauma
Sejumlah ambulans milik Pemprov DKI dan PMI diamankan di Mapolda Metro Jaya. (poskotanews.com)
Rabu, 02 Oktober 2019 14:31 WIB
JAKARTA - Sejumlah ambulans milik Pemprov DKI Jakarta yang menjalankan tugas kemanusiaan saat aksi demonstrasi di Jakarta beberapa hari lalu diamankan aparat kepolisian. Petugas medis yang ada dalam ambulans tersebut ikut ditangkap polisi.

Dikutip dari poskotanews.com, petugas medis ambulans yang sempat diamankan di Mapolda Metro Jaya itu sudah dipulangkan dan kembali bekerja. Meski mengalami luka ringan dan masih trauma, namun sudah bisa beraktifitas setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

''Petugas kita sekarang sudah kembali bekerja setelah mendapat pemeriksaan di RS Tarakan. Kemarin kami cek di Tarakan adalah tim dari Puskesmas Pademangan yang sempat ditahan semalam,'' kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, kepada wartawan, Rabu (2/10/2019).

Dari beberapa kendaraan ambulans beserta tenaga medis yang diamankan Polda Metro Jaya saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu karena dituduh memasok batu dan bensin, ternyata hanya satu mobil ambulans milik Pemprov DKI, sedangkan sisanya milik PMI.

Setelah melalui proses pemeriksaan intensif oleh penyidik, seluruh petugas medis dan mobil ambulans tidak terbukti seperti yang dituduhkan. Polisi berdalih saat itu banyak massa perusuh bersembunyi di balik mobil ambulans.

''Tiga orang (petugas medis) dari Pademangan. Ya ada luka ringan, trauma ringan,'' ucap Widyastuti.

Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya belum mendapatkan keterangan lengkap dari para tenaga medis terkait apa yang menimpa dan kronologis peristiwa saat mereka di lapangan. Pasalnya, mereka masih menjalani tahap pemulihan.

''Belum sampai ke situ. Karena mereka belum bisa cerita dengan maksimal. Saya masih menghargai mereka. Mereka butuh istirahat,'' tandas Widyastuti. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww