Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
23 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
18 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
17 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
19 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
17 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan
Warga memadati Bandara Wamena, menunggu giliran dievakuasi. (dok)
Sabtu, 05 Oktober 2019 12:08 WIB
JAYAPURA - Hingga 4 Oktober 2019, sudah 10.080 orang warga meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pasca kerusuhan mematikan di ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua tersebut.

Data tersebut diungkapkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso. Dikatakan Tri, pada 4 Oktober 2019, pihaknya melaksanakan penerbangan rutin ke Wamena dengan delapan sorti. Menurut Tri, dari delapan sorti tersebut, enam sorti ke Jayapura lalu dua sorti ke Biak dan Timika.

''Jadi dari Lanud Silas Papare dua hercules, satu dari Biak dan satu lagi membawa bantuan dari presiden,'' katanya ketika dihubungi melalui telepon selulernya di Jayapura, Sabtu, seperti dikutip dari republika.co.id.

Sementara itu, bantuan ke Wamena tercatat berbobot 154.974 kilogram. Tri berharap situasi segera pulih sehingga para pengungsi bisa kembali ke Wamena dan menghidupkan kembali suasana di wilayah tersebut.

''Dari pantauan terakhir kami, toko-toko di Wamena sudah mulai buka di mana aparat keamanan juga sudah ditambah jumlahnya,'' katanya.

Tri mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi relawan-relawan yang membantu para pengungsi dari Wamena di tempat-tempat pengungsian. Keberadaan para relawan diharapkan dapat membantu warga menghilangkan rasa trauma.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww