Polri Deteksi Rencana Kerusuhan Lanjutan, 6.000 Personel Disiagakan di Wamena

Polri Deteksi Rencana Kerusuhan Lanjutan, 6.000 Personel Disiagakan di Wamena
Pengungsi korban konflik di Wamena turun dari pesawat Hercules setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (3/10/2019). (beritasatu.com)
Selasa, 08 Oktober 2019 18:06 WIB
JAKARTA - Pihak Polri mendeteksi adanya rencana aksi kerusuhan lanjutan di Wamena, Jayawijaya, Papua, yang diduga didalangi Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

Dikutip dari beritasatu.com, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, Polri telah menyiagakan 6.000 personel di Wamena, untuk mengantisipasi rencana kerusuhan tersebut.

''Kita memberikan jaminan keamanan di Wamena, untuk itu sebanyak 6000 personel masih ada di Papua untuk mengamankan karena kita menduga masih akan ada aksi-aksi yang kemungkinan merencanakan kerusuhan,'' kata Asep kepada pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).

Asep mengungkapkan bahwa kerusuhan di Wamena beberapa waktui lalu didalangi Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

''Peristiwa kerusuhan ini sudah jelas didalangi tiga kelompok yaitu KNPB, KKB dan ULMWP. Kita masih menduga dan mendeteksi akan ada aksi kerusuhan selanjutnya. Seluruh aparat keamanan di Papua, baik TNI dan Polri bersiaga dan beri jaminan keamanan ke masyarakat Papua, khususnya di Wamena,'' ujar Asep.

Polisi telah menetapkan sebanyak 13 orang sebagai tersangka dalam peristiwa kerusuhan di Wamena beberapa hari lalu. Sebanyak 10 orang telah ditahan dan tiga lainnya masuk dalam daftar pencarian orang.

Mereka yang ditahan adalah DM (19), RW (18), AU (16), RA (16), AK (19), DC (32), YP (22), ES (27), NT (27) dan SK (40). Beberapa orang diantaranya adalah pelajar seperti siswa SMA atau SMK. Sementara untuk ketiga buronan itu adalah YA, P dan MH. ***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ada Pesan dari Pemimpin Tentara Pembebasan Papua Sebelum Kerusuhan di Wamena, Warga Pendatang Akan Dieksekusi
GoNews Suaminya ke Pasar Saat Rumah dan Warung Rohena Dibakar Massa di Wamena, Bertemu di Rumah Sakit Sudah Tak Bernyawa
GoNews Korban Rusuh Wamena, Ketahuan Sembunyi di Rumah Tetangga yang Belum Terbakar, Begini Nasib Abdullah dan Adiknya
GoNews Tiba di Jakarta Setelah Hercules 10 Kali Transit, Siska: Hati Kami Hancur Tinggalkan Wamena, Kita Tak Bersalah Jadi Korban
GoNews Gian Merasa Tidak Percaya Ibu dan Adiknya Meninggal Terbakar di Wamena
GoNews Korban Rusuh Wamena, Erizal Masih Hidup karena Pura-pura Mati, Namun Istri, Anak dan Keponakannya Tewas
GoNews Cerita Ismail, Bawa 2 Anak Pemilik Rumah Makan Padang Sembunyi di Kandang Babi Sebelum Diselamatkan ke Gereja
GoNews Jokowi Imbau Warga Pendatang Tidak Keluar dari Wamena
GoNews Pasca Kerusuhan Renggut 33 Jiwa, Gubernur Papua Jamin Keamanan Seluruh Warga Indonesia di Wamena
GoNews 24 Perantau Sulsel Tewas di Wamena, 10 Jenazah Sudah Dipulangkan ke Makassar
GoNews Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka Kerusuhan Wamena, Anehnya Sebagian Besar dari Luar
GoNews Mengungsi dari Wamena, 1.300 Perantau Sulsel Sudah di Jayapura, Sebagian Besar Kaum Ibu dan Anak-anak
GoNews Wagub Sumbar Minta Izin Evakuasi Perantau Minang dari Wamena ke Sentani
GoNews Sudah Lebih 3.200 Warga Pendatang Dievakuasi dari Wamena, Diangkut Gunakan 2 Pesawat Hercules
GoNews Hilang 5 Hari, Mahasiswi Universitas Bengkulu Ditemukan Terkubur di Sawah
GoNews Dijanjikan Bekerja di Rumah Sakit, Gadis Lulusan Akper Bersedia Kirim Foto Bugil Sebagai Syarat
GoNews Islamfobia di Inggris, Siswi Muslimah 14 Tahun Dipukul Berkali-kali dalam Bus
GoNews Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor
wwwwww