Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
13 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
21 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
21 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
12 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
6
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
13 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19

Kata Wapres JK, Wiranto Menteri Pertama di Indonesia yang Kena Tikam

Kata Wapres JK, Wiranto Menteri Pertama di Indonesia yang Kena Tikam
Beberapa orang menolong Wirantoi sesaat setelah ditusuk. (ist)
Kamis, 10 Oktober 2019 19:30 WIB
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak pernah menyangka Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Wiranto bakal mendapatkan serangan menggunakan senjata tajam.

Dikatakan JK, Wiranto merupakan menteri pertama di Indonesia yang terluka kena tikam.

Dijelaskan JK, sesungguhnya sudah ada standar operasi prosedur pengamanan terhadap para pejabat, termasuk setingkat menteri. ''Ada SOP untuk dapat pengawalan dari polisi,'' ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10), seperti dikutip dari republika.co.id.

JK meminta masyarakat dan pejabat harus tetap berhati-hati karena penyerangan menunjukkan sel-sel kelompok radikal masih tetap hidup. ''Yang jelas, bahwa di Indonesia kelompok radikal ini masih ada, itu berkeliaran,'' ujar JK.

JK pun mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap perilaku-perilaku kelompok radikal. Ia juga meminta masyarakat tak segan melaporkan kepada aparat jika ada hal-hal mencurigakan di sekitarnya.

''Itu pertama kita harus lebih hati-hati dan juga kepada masyarakat segera melaporkan jika ada masalah-masalah,'' ujar JK.

Usai menjenguk, JK menyebut kondisi kesehatan Wiranto dalam keadaan baik. JK menyebut Mantan Panglima ABRI tersebut saat ini sedang ditangani oleh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto pasca ditikam dua orang yang diduga terpapar paham radikal.

''Kondisinya baik, insyallah dokter sini sangat berpengalaman. Sedang dioperasi insyallah untuk  penyembuhan prosesnya,'' ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10).

JK juga meminta masyarakat mendoakan kondisi kesehatan Wiranto. JK mengaku belum dapat berkomunikasi dengan Wiranto yang tengah menjalani operasi.

''Ini kan masih di kamar operasi tentu tidak bisa kita masuk, (minta) masyarakat mendoakan saja,'' ujar JK di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diserang dua orang yang diduga terpapar paham radikal saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten. Saat ini, Wiranto tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww