Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
20 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
9 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
3
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
Politik
12 jam yang lalu
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
4
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
15 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
5
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
Peristiwa
12 jam yang lalu
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
6
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
Nasional
20 jam yang lalu
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA

Media Asing Angkat Topik Nadiem Makarim Jadi Mendikbud

Media Asing Angkat Topik Nadiem Makarim Jadi Mendikbud
Rabu, 23 Oktober 2019 20:17 WIB
JAKARTA - Pengumuman Kabinet Indonesia Maju pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo turut menjadi perhatian media asing. Pendiri Gojek Nadiem Makarim adalah nama yang paling menjadi sorotan.

Bloomberg menurunkan berita berjudul 'Jokowi Picks Gojek Founder Makarim as Indonesia Education Minister'. "Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan menteri dan kabinet dengan pendiri Gojek Nadiem Makarim menjadi Menteri Pendidikan yang baru," tulis Bloomberg.

Berita serupa juga dirilis Tech In Asia yang mempublikasikan artikel dengan judul 'Nadiem Makarim becomes Indonesia's education minister, keeps Gojek stake'.

Sementara Nikkei Asia menyoroti tantangan yang akan dihadapi Gojek setelah kepergian Nadiem menjadi Menteri Pendidikan lewat artikel berjudul 'Challenges loom for Gojek as founder quits for Jokowi cabinet'.

Terpilihnya Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memunculkan harapan dunia pendidikan Indonesia akan lebih akrab dengan teknologi. Nadiem berjanji akan melanjutkan inovasi yang selama ini dilakukannya di Gojek.

Berbicara kepada media di Istana Negara, Nadiem mengatakan dunia pendidikan Indonesia adalah yang terbesar keempat di dunia, namun belum banyak perubahan dalam 20-30 tahun terakhir meskipun Mendikbud dan Menristekdikti sudah membuat banyak kemajuan.

"Sudah banyak hal baik yang dilakukan pendahulu saya, Pak Muhadjir Arifin dan Mohamad Nasir. Mereka telah melakukan berbagai terobosan dan akan saya lanjutkan," kata dia, Rabu (23/10/2019).

Menurut Nadiem di Indonesia ada 300 ribu sekolah dan 50 juta pelajar. Oleh karena itu dia akan menerapkan apa yang dilakukan di Gojek yaitu meningkatkan peran teknologi untuk memodernisasi pendidikan.

"Mau nggak mau dengan 300 ribu sekolah dan 50 juta murid, peran teknologi akan sangat besar dalam kualitas, efisiensi dan administrasi sistem pendidikan. Jadi peran teknologi sangat penting. Kita harus mendobrak, kita harus berinovasi," tutup Nadiem. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww