Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
16 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
18 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
17 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
19 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah

Pembunuh Sopir Taksi Online di Depan Kantor BRI Ditangkap, Ini Motif Pelaku Habisi Korban

Pembunuh Sopir Taksi Online di Depan Kantor BRI Ditangkap, Ini Motif Pelaku Habisi Korban
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menunjukkan pisau cutter, barang bukti pembunuhan Ahsanul Fauzi, kepada wartawan. (poskotanews)
Senin, 04 November 2019 22:07 WIB
BOGOR - Aparat Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil menangkap FP (25), pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online, Ahsanul Fauzi (31).

Ahsanul Fauzi ditusuk FP di depan Bank BRI Harjasari, Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Bogor Timur, pada Sabtu (2/11/2019).

Dikutip dari poskotanews.com, pelaku merupakan warga Pamikul, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Pelaku mengaku membunuh korban karena ingin merampok uang guna memperbaiki laptop miliknya yang rusak.

''Motifnya pelaku butuh uang untuk memperbaiki laptopnya yang kerap digunakan bermain game online,'' kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser kepada wartawan di Mapolresta di Jalan Kapten Muslihat, Senin (4/11/2019).

Kombes Hendri mengatakan, pelaku FP diburu berdasarkan keterangan saksi dan bukti petunjuk saat polisi melakukan olah TKP.

Dalam pemeriksaan di kantor polisi, pelaku mengakui perbuatannya melakukan pembunuhan terhadap korban.

''Motif awal, pelaku ingin menguasai uang korban. Pelaku akan mengambil uang korban dari dalam dompet korban. Karena itu FP berusaha membayar ongkos dengan pecahan Rp100 ribu yang diambil dari ATM BRI. Namun niat awal menguasai uang korban gagal, karena dompet korban jatuh ke bawah stir mobil,'' ujarnya.

Ditambahkannya, pelaku yang sudah membawa pisau cutter, lalu menusukkan ke leher kiri korban. Saat korban terluka, pelaku lalu mengambil dompetnya. Saat itu, korban langsung berteriak meminta tolong dan membunyikan klakson.

Merasa dalam bahaya, pelaku kabur. Korban akhirnya ditolong sekuriti bank dan melapor ke kantor polisi. Nyawa korban tak tertolong. Jasad korban lalu dibawa ke ruang forensik RSUD Ciawi.

''Dalam pemeriksaan, diketahui antara pelaku dengan korban tidak saling mengenal. Namun pelaku mengakui, sudah mempersiapkan pembunuhan dengan membeli cutter dahulu sebelum memesan grab,'' ungkap Kombes Hendri.

Pelaku FP ditangkap di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor. Menurut informasi, pelaku ditangkap petugas sekitar pukul 23.45 WIB malam.

''Tersangka melarikan diri, usai korban membunyikan klakson. Atas perbuatannya, tersangka di jerat dengan pasal 365 ayat 3 dan pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 20 tahun,'' tegas Kombes Hendri.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww