Terkurung 2 Hari dalam Lubang Sedalam 500 Meter di Lebak, 9 Penambang Emas Berhasil Diselamatkan

Terkurung 2 Hari dalam Lubang Sedalam 500 Meter di Lebak, 9 Penambang Emas Berhasil Diselamatkan
Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan sembilan penambang emas yang terjebak dua hari dalam lubang tambang sedalam 500 meter di Lebak. (liputan6.com)
Minggu, 08 Desember 2019 20:26 WIB
LEBAK - Tim SAR gabungan, pada Ahad (8/12/2019) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, berhasil menemukan sembilan penambang emas yang terkurung dalam lubang tambang di Kampung Ciusul, Gunung Luhur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten.

Dikutip dari liputan6.com, kesembilan penambang yang terjebak selama dua hari dalam lubang sedalam 500 meter tersebut ditemukan dalam keadaan selamat.

Mereka berada dalam lubang tanpa makan dan minum sejak Jumat sore, 6 Desember 2019.

''Saat ditemukan kondisi mereka lemas dan kedinginan. Para penambang langsung dibawa ke Puskesmas terdekat,'' kata Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, melalui sambungan selulernya, Ahad (8/12/2019).

Penyelamatan para penambang terbilang dramatis. Seperti yang diceritakan oleh Zaenal, penggalian menggunakan alat berat yang dilakukan sepanjang hari Jumat, 06 Desember 2019, tidak membuahkan hasil.

Malamnya, tim SAR gabungan dari TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat rapat evaluasi guna mempelajari lokasi galian emas yang tertutup material longsor.

''Tim SAR memutuskan untuk menghancurkan saluran air di lokasi galian tambang guna membuka akses jalan masuk. Setelah kita buka, ke sembilan penambang yang berada di kedalaman sekitar 500 meter dari saluran air, memilih berenang melalui saluran air untuk keluar dari lubang galian,'' jelasnya.

Kondisi Penambang Stabil

Para penambang emas rakyat itu terjebak di lubang galian blok 400, Kampung Ciusul, Gunung Luhur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, yang dikenal sebagai negeri di atas awan.

Para penambang emas rakyat yang terjebak itu bernama Alsa, Zuka, Ade, Batak, Pa'i, Ansa, Dani, Hamdan, dan Surahman. Meski mengalami hepotermia, kondisi para penambang terbilang stabil.

''Tidak ada luka apapun dan langsung kita antar ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis, serta penanganan agar kondisinya dapat kembali stabil,'' terangnya.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww