Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
22 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
11 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
3
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
Politik
14 jam yang lalu
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
4
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
17 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
5
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
Peristiwa
14 jam yang lalu
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
6
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
Nasional
21 jam yang lalu
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA

Dicabuli Senior 2018, Mahasiswi Telkom Baru Melapor ke Polisi Desember 2019

Dicabuli Senior 2018, Mahasiswi Telkom Baru Melapor ke Polisi Desember 2019
Ilustrasi korban pencabulan. (dok)
Selasa, 31 Desember 2019 19:50 WIB
BANDUNG - G (19), mahasiswi Telkom University, Bandung, diduga dicabuli seniornya, F (21) pada November 2018 lalu. Namun G baru melapor ke polisi Desember 2019 atau setelah peristiwanya berlalu satu tahun lebih.

Dikutip dari detik.com, selain diduga menjadi korban pencabulan, mahasiswi Telkom itu diduga juga disekap selama tujuh hari oleh terduga pelaku.

''Itu, dalam tahap pendalaman, karena dari korban menyampaikan kalau (korban) tinggal selama tujuh hari di indekos terlapor,'' kata Kanit PPA Satreskrim Polresta Bandung Ipda Riskawati di Mapolresta Bandung, Selasa (31/12/2019).

Riska, sapaannya, menyebut selama waktu tersebut korban tidak diperbolehkan pulang oleh terduga pelaku.

''Penyampaian dari korban, tujuh hari tidak diperbolehkan pulang oleh terlapor,'' ujarnya

Riskawati mengatakan, kasus ini terjadi November 2018 lalu, namun korban baru melaporkan kejadian ini kepada polisi?

''Kami masih dalam tahap lidik dulu, karena belum disampaikan alasan dari korban mengapa baru melapor,'' kata Riska. ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww