Janda Ditemukan Tewas Setengah Bugil, di Sampingnya Tergeletak Ketua RT Terluka Parah

Janda Ditemukan Tewas Setengah Bugil, di Sampingnya Tergeletak Ketua RT Terluka Parah
Suasana di Polsek Karangmojo usai penemuan jasad Paniyati, Selasa malam. (sindonews)
Rabu, 01 Januari 2020 11:53 WIB
GUNUNG KIDUL - Paniyati (47), warga Dusun Sunggingan, Desa Umbulrejo, Ponjong, Gunung Kidul, menjadi korban pembunuhan, Selasa (31/12/2019). Jasad janda tersebut ditemukan dalam kondisi setengah telanjang (bugil).

Dikutip dari sindonews.com, saat ditemukan warga, Paniyati dalam posisi posisi tertelungkup di Batur Agung Dusun Karang Wetan, Desa Gedangrejo, Karangmojo. Di samping Paniyati, ditemukan Rat (40), dengan kondisi luka parah di bagian perut terkena sabit, namun Rat masih hidup.

Oleh warga kasus ini dilaporkan ke Polsek Ponjong. Korban Rat kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rahayu di Kecamatan Karangmojo.

Kapolsek Ponjong Kompol Sudono mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus meninggalnya warga Sunggingan dengan luka di kepala tersebut. Untuk menelusuri kasus tersebut pihaknya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Polsek Karangmojo bersama Satreskrim Polres Gunungkidul.

''Karena lokasi ditemukannya kedua korban, baik yang meninggal dan yang hidup berada di wilayah Polsek Karangmojo. Kita masih menunggu untuk koordinasi, namun dugaan awal pembunuhan,'' katanya kepada wartawan Rabu (1/1/2020) dini hari.

Selain kedua korban, di dekatnya ditemukan sabit, ikat pinggang serta telepon seluler.

Mencari Rumput

Rat dan Paniyati dikabarkan pergi dari rumah sekitar pukul 15.00 WIB untuk mencari rumput. Namun malam hari keduanya belum juga pulang.

Puluhan warga kemudian berusaha mencari kedua warga yang masih bertetangga tersebut. Kebetulan Rat juga menjadi Ketua RT 04 di Dusun Sunggingan.

''Nah akhirnya sekitar jam 20.00 WIB kami menemukan ada suara orang merintih. Ohh.. Ohh.. gitu,'' ungkap Riyanto kerabat Paniyati kepada Sindonews, Rabu (1/1/2020). 

Dijelaskannya, begitu mendengar rintihan, akhirnya dia meminta tolong warga lain yang sedang melakukan pencarian juga. Kemudian warga menemukan kedua orang tersebut dan segera melaporkan ke Polsek Ponjong.

''Tadinya kami melapor ke Polsek Ponjong, kemudian hasil koordinasi ternyata masuk wilayah Polsek Karangmojo,'' imbuhnya.

Saat ditemukan Paniyati mengalami luka di bagian kepala. Kemudian ada dua luka tusukan di sekitar dada, sabetan di sekitar leher dan juga di bagian lengan.

''Kemudian kami menunggu polisi datang dan akhirnya korban dibawa ke Polsek Karangmojo ini,'' katanya.

Sementara Rat, yang juga Ketua RT sudah diberikan perawatan di Rumah Sakit Pani Rahayu. Dia dalam keadaan sadar, ditunggui istrinya. Pria ini mengalami luka tusuk dengan kedalaman bervariasi antara 1 cm hingga 1,5 cm.

Kapolsek Karangmojo Kompol Sunaryo mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus dugaan pembunuhan tersebut. ''Yang jelas kita belum bisa meminta keterangan saksi yang masih hidup, dia mengalami 30 luka tusukan namun ada tujuh yang dangkal sehingga tidak dijahit, lainnya harus dijahit. Setelah kondisi memungkinkan baru bisa diinterogasi,'' ulasnya.

Di sekitar korban diperoleh petunjuk berupa sabit, ikat pinggang serta telepon seluler. Saat ditemukan, posisi Paniyati dalam keadaan setengah telanjang dan posisi telungkup. Sedangkan Rat persis berada di samping Paniyati sambil merintih kesakitan.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww