Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
6 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
2
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
24 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
3
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
7 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
4
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
5
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
6
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
5 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat

Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Warga Sukabumi Berhamburan

Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Warga Sukabumi Berhamburan
Ilustrasi. (int)
Senin, 06 Januari 2020 08:00 WIB
SUKABUMI - Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (6/1) pagi. Sebagian warga Sukabumi berhamburan keluar rumah karena terkejut.

Dikutip dari republika.co.id, menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dengan magnitudo 5.1 tersebut terjadi sekitar pukul 06.12 WIB. Lokasi gempa berada di titik koordinat 8.15 LS, 107.34 BT, 120 kilometer Barat Daya Kabupaten Garut Jawa Barat dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

''Getaran gempa cukup kuat terasa dan sebagian warga keluar rumah,'' ujar warga Kampung Parungseah RT 02 RW 06, Desa Parungseah, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Atep Maulana (35 tahun).

Menurut Atep, guncangan gempa berlangsung singkat. Atep mengungkapkan, gempa tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan. Namun, kejadian tersebut hanya mengagetkan warga yang tengah akan memulai aktivitas di pagi hari.

Guncangan gempa juga dirasakan oleh sejumlah warga Kota Sukabumi lainnya. ''Getaran gempa cukup kencang dan mengejutkan warga,'' ujar warga di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi Iman S (40).

Akibatnya, warga di sekitar rumahnya keluar rumah karena khawatir ada gempa susulan. Setelah beberapa saat kemudian, warga kembali beraktivitas normal karena tidak terjadi gempa susulan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami mengatakan, pihaknya masih memantau dampak gempa di lapangan. Informasi yang diperoleh sebagian warga merasakan getaran gempa tersebut, namun hingga kini belum ada laporan kerusakan akibat gempa.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww