Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Internasional
24 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
14 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Peristiwa
24 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
15 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
14 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
6
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
15 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong

Perkosa 48 Remaja di Inggris, Begini Modus Reynhard Sinaga Perdaya Korban

Perkosa 48 Remaja di Inggris, Begini Modus Reynhard Sinaga Perdaya Korban
Reynhard Sinaga, pemerkosa 48 remaja pria di Inggris. (detikcom)
Selasa, 07 Januari 2020 10:02 WIB
MANCHESTER - Hakim Pengadilan Mahkota Manchester, Inggris, menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup kepada Reynhard Sinaga (36) karena terbukti melakukan pemerkosaan terhadap 48 remaja pria di apartemennya.

Dikutip dari detik.com yang melansir dari CNN, Selasa (7/1/2020), rincian mengenai serangan Reynhard sempat ditahan sementara selama persidangan berlangsung, namun kini dapat dipublikasikan.

Reynhard mendekati pria-pria pada dini hari di luar klub malam di Manchester. Dia memulai percakapan dan menawarkan mereka tempat untuk tidur atau menjanjikan tambahan minuman beralkohol.

Begitu dia membawa pria-pria itu ke flatnya, Reynhard menyiapkan minuman dicampur dengan obat--kemungkinan menurut polisi GHB--lalu memfilmkan dirinya sendiri saat tengah memperkosa pria-pria itu. Para korban yang koma tak sadar kalau mereka telah diserang.

Serangan Reynhard Sinaga baru terungkap pada 2017 setelah korban berusia 18 tahun, bangun sekitar pukul 6 pagi ketika tengah diserang. Korban berhasil melawan, dan yang terpenting, berhasil mengambil iPhone putih Reynhard sebelum meninggalkan apartemen itu.

Dia lalu pergi ke kantor polisi yang menemukan 3,29 terabyte konten grafis di telepon genggam Reynhard--setara dengan 250 DVD. Di beberapa kasus, serangan itu terjadi berjam-jam dengan satu serangan khusus berlangsung 8 jam. Namun tidak dijelaskan apakah file-file itu tersimpan di iCloud atau seperti apa.

Korban Reynhard Sinaga yang biasanya heteroseksual dan kebanyakan pelajar, terlihat mendengkur dan dalam beberapa kasus muntah ketika Reynhard memperkosa mereka, kata Britain's Crown Prosecution Service.

Ketika korban yang grogi mulai sadar, Reyhnard akan mendorong mereka ke lantai dan melanjutkan serangannya atau mengambil telepon genggamnya untuk menghindari kecurigaan.

Polisi meyakini Reynhard Sinaga memulai serangan itu pada 2005 dan berlanjut hingga Juni 2017.

''Reynhard Sinaga adalah pemerkosa yang paling produktif dalam sejarah hukum Inggris,'' kata Ian Rushton, Wakil Kepala Jaksa Penuntut Umum North West Crown.

''Rasa ekstremnya akan hak seksual hampir menyangkal kepercayaan dan dia tidak diragukan lagi akan melakukannya lagi jia dia tidak tertangkap.''

Punya 2 Gelar Master

Reynhard Sinaga ternyata berpendidikan sangat baik. Dia punya dua gelar master dari Universitas Manchester.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (6/1/2020), Reynhard menerima dua gelar dalam bidang sosiologi dan perencanaan dari Universitas Manchester. Dia juga sedang kuliah untuk gelar PhD di Universitas Leeds.

Reynhard lalu diskors setelah ditangkap pada 2017 terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukannya. Reynhard sendiri tiba di Inggris dari tanah kelahirannya di Indonesia dengan visa pelajar pada tahun 2007.

Tesis Reynhard berjudul ''Seksualitas dan transnasionalisme sehari-hari. Laki-laki gay dan biseksual Asia Selatan di Manchester''.

Reynhard dijatuhi hukuman penjara atas perkosaan terhadap 48 pria. Namun pihak berwenang Inggris memiliki bukti 195 video kekerasan seksual yang dilakukan Reynhard.

Reynhard kemungkinan mendapatkan pembebasan setelah menjalani 30 tahun hukumannya. Hakim Suzanne Goddard mengatakan di Pengadilan Mahkota Manchester bahwa jumlah sebenarnya korban Sinaga mungkin tidak pernah diketahui.

''Anda adalah predator seksual berantai jahat yang telah memangsa para pria muda yang datang ke pusat kota hanya untuk bersenang-senang dengan teman-teman mereka,'' katanya.

''Salah satu korban Anda menggambarkan Anda sebagai monster. Skala dan besarnya pelanggaran Anda menegaskan ini sebagai deskripsi yang akurat,'' imbuhnya.

Jaksa penuntut Ian Rushton mengatakan Reynhard memiliki sikap yang tidak mengancam. Dia berteman dengan para pria muda, termasuk banyak yang mabuk setelah keluar malam. Kemudian dia menawari para korban tempat menginap di apartemennya. Dia memfilmkan banyak dari hubungan seksual yang dipaksakan.

Rushton mengatakan banyak korban pada awalnya berterima kasih kepada Reynhard karena menawarkan akomodasi kepada mereka.

''Tapi begitu kembali ke flatnya, dia menggunakan korban sebagai objek murni untuk kepuasannya sendiri,'' kata Rushton. ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww