Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
DPR RI
11 jam yang lalu
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
2
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
Politik
15 jam yang lalu
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
3
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
DPR RI
14 jam yang lalu
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
4
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
5
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
6
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Peristiwa
15 jam yang lalu
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya

Polisi Tangkap Istri Hakim PN Medan yang Terbunuh

Polisi Tangkap Istri Hakim PN Medan yang Terbunuh
Brigjen Argo Yuwono. (inilah.com)
Selasa, 07 Januari 2020 21:34 WIB
JAKARTA - Polisi menangkap ZH, istri Jamaluddin, hakim PN Medan yang tewas terbunuh. ZH diduga dalang pembunuhan suaminya.

Dikutip dari inilah.com, selain menangkap ZH, polisi juga menangkap JP dan R, yang diduga orang suruhan ZH.

''Polda Sumatera Utara yang mem-backup Polrestabes Medan berhasil menangkap pelakunya. Ada 3 pelaku, yang pertama adalah istri korban (ZH), kemudian 2 orang suruhannya (JP dan R),'' kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, Selasa (7/1/2020).

Brigjen Argo memastikan dari ketiga pelaku yang ditangkap, satu orang adalah otak pembunuh Jamaluddin. Dia adalah istri korban.

''Pelakunya 3, di mana otaknya itu istrinya sendiri,'' ucapnya.

Jamaluddin tewas dan ditemukan jasadnya oleh warga dalam mobil berpelat nomor BK-77-HD di area kebun sawit Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11/2019) lalu.

Dalam kasus ini, polisi sebelumnya telah memeriksa 48 orang saksi. Polisi masih terus memeriksa intensif para pelaku. ***

Editor:hasan
Sumber:inilah.com
Kategori:Ragam

wwwwww