Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
14 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
2
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
14 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
5 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
6 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
6
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian

Dikabarkan Akan Tangkap Sekjen PDIP Hasto, Tim KPK Sempat Ditahan di PTIK dan Dites Urine, Begini Penjelasan Polri

Dikabarkan Akan Tangkap Sekjen PDIP Hasto, Tim KPK Sempat Ditahan di PTIK dan Dites Urine, Begini Penjelasan Polri
Brigjen Pol Argo Yuwono. (merdeka.com)
Jum'at, 10 Januari 2020 14:15 WIB
JAKARTA - Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat ditangkap dan ditahan polisi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Rabu (8/1/2020).

Dikutip dari merdeka.com, beredar kabar, tim KPK mendatangi PTIK karena bermaksud menangkap Sekjen PDIP Hasto Kristriyato, terkait kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Tak hanya ditahan, tim KPK kabarnya juga dipaksa menjalani tes urine.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono membenarkan, bahwa ada beberapa orang mendatangi PTIK pada Rabu, 8 Januari 2019. Saat itu, petugas menjalankan prosedur yang ada. Orang-orang itu pun diperiksa.

''Namanya kesatrian, wajar kalau ada orang yang tidak dikenal diperiksa oleh penjagaan,'' kata Argo di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/1).

Argo menerangkan, pihak penjagaan tak menemukan kartu tanda kepolisian maupun tanda pengenal dari PTIK.

''Kita tanyai dan semuanya mau ngapain, kita tanya semuanya,'' ujar dia.

Hendak Shalat

Belakangan diketahui mereka adalah tim KPK. Kedatangannya hendak shalat di masjid yang berada di lingkungan PTIK.

''Setelah kita tanya itu anggota KPK. Saat itu juga sudah dijemput oleh Direktur Penyelidikan,'' ujar dia.

Argo juga menepis isu yang berkembang bahwa kehadiran Tim KPK di PTIK disebut-sebut untuk menjemput Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

''Informasinya dia mau shalat di masjid ya,'' ujar dia.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww