Ternyata Ini Penyebab Istri Berhubungan Intim dengan Selingkuhan di Samping Suami di Sumbawa

Ternyata Ini Penyebab Istri Berhubungan Intim dengan Selingkuhan di Samping Suami di Sumbawa
Ilustrasi pasangan selingkuh. (realita.co)
Selasa, 14 Januari 2020 22:21 WIB
SUMBAWA - Seorang istri, SU, di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan hubungan intim dengan pria selingkuhannya, CAN, di samping suaminya, AP.

Akibatnya, sang istri terluka parah dibacok suaminya, sedangkan pria selingkuhannya berhasil kabur. Peristiwa itu terjadi Jumat (10/1) dini hari di rumah pasangan suami istri tersebut.

''Pembacoknya adalah suaminya sendiri berinisial AP karena istrinya SU berhubungan badan dengan pria lain, tepat di sampingnya,'' kata Kasat Reskrim Porles Sumbawa Iptu Faesal Afrihadi, kepada wartawan, Senin (13/1/2020), seperti dikutip dari detik.com.

Peristiwa pembacokan ini terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, AP sedang tidur di sofa yang berada di kolong rumah. SU yang tak sadar kalau suaminya ada di sofa tersebut, bersetubuh dengan pria lain, CAN, tak jauh dari sofa itu.

AP kemudian terbangun. Ketika menyaksikan istrinya bersetubuh dengan pria lain, AP langsung mengamuk, menyerang SU dan CAN. Namun, CAN berhasil kabur sementara SU terkena bacokan. SU mengalami luka bacok. Jari telunjuknya putus.

''Satu jari putus,'' kata Kasat Reskrim Porles Sumbawa Iptu Faesal Afrihadi.

Selain itu, pergelangan tangan dan paha SU juga terluka akibat bacokan suaminya, AP. SU sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Di Kolong Rumah yang Gelap

Hubungan badan antara SU dan selingkuhannya, CAN, terjadi di kolong rumahnya di wilayah Pulau Bungin, Alas, Sumbawa, Jumat (10/1). Rumah tempat tinggal SU dan AP, suaminya, adalah rumah khas Sumbawa yang memiliki kolong rumah.

Nah, di kolong rumah yang gelap itu terdapat satu sofa tua. SU dan CAN mengira pada saat itu di kolong rumah tersebut tidak ada orang lain selain mereka.

SU mengira suaminya sedang melaut. Namun rupanya AP sedang tidur di sofa itu dan kemudian melihat istrinya berhubungan badan dengan pria lain. AP langsung menyerang keduanya meski CAN, namun selingkuhan SU, berhasil kabur.

Polisi Lepas Tembakan

Polisi harus melepas tembakan peringatan saat menghalau suami SU, AP, mengejar selingkuhan istrinya, CAN. AP mengejar CAN yang bersembunyi di Markas Polsek Alas, Sumbawa. Polisi menghalau AP dan keluarganya agar tak main hakim sendiri terhadap CAN. Di momen itulah AP mengancam polisi.

Polisi, yang hendak mengamankan CAN dari amukan AP dan keluarganya, mendapat perlawanan. Senjata jenis V2 yang dibawa polisi bahkan hendak direbut oleh AP. Ada juga leher polisi yang dipegang oleh saudara laki-laki AP.

''Bripka Muri Iskanadirajat dipegang leher dan dikunci menggunakan tangan oleh saudara AP, inisial MAN, sehingga anggota melepaskan tembakan peringatan. Namun AP bersama saudara dan ayahnya tidak mengindahkan anggota dan tetap menghalangi anggota untuk mengamankan CAN,'' tutur Kapolsek Alas, Kompol Nurdin.

Selingkuhan SU Diperiksa Polisi

Polres Sumbawa memeriksa CAN, hubungannya dengan SU, korban pembacokan oleh suaminya, AP.

CAN diperiksa polisi setelah melarikan diri dari kejaran AP yang ingin membacoknya. Dia mengamankan diri di Polsek Alas Sumbawa hingga akhirnya diamankan di Unit PPA Polres Sumbawa.

Tak Ada yang Buat Laporan

AP membacok istrinya, SU, yang dipergoki bercinta dengan pria lain di rumahnya. Namun AP masih berkeliaran bebas karena kasus pembacokan tersebut tak dilaporkan secara resmi.

Menurut polisi, SU enggan melaporkan suaminya karena alasan masih sayang. Di sisi lain, AP juga tak melaporkan perselingkuhan yang dilakukan istrinya ke polisi.

CAN, pria yang diduga berselingkuh dengan SU pun akhirnya tak ditindak polisi. CAN saat ini diamankan polisi untuk menghindari aksi main hakim sendiri karena SU dan keluarganya masih ingin melampiaskan kemarahan atas perselingkuhan yang terjadi.

AP tak melaporkan perselingkuhan istrinya ke polisi, karena AP ingin menghukum sendiri istrinya dan selingkuhannya.

''Suami dan keluarganya bersikeras... karena tangan istrinya ditebas, dia juga ingin tangan si selingkuhan ini,'' kata Iptu Faesal Afrihadi kepada wartawan, Senin (13/1).

Tak Mau Diperiksa

AP dan SU, serta pria selingkuhan SU, CAN, belum diproses secara hukum. Polisi mengatakan tak ada yang mau diperiksa dalam kasus ini. ''Semuanya nggak mau diperiksa,'' kata Faesal Afrihadi.

AP, si suami yang membacok, tak mau melaporkan perselingkuhan istrinya kepada polisi. Dia, kata Iptu Faesal, ingin menghukum pelaku dengan caranya sendiri. Polisi mengatakan tak membiarkan hal tersebut terjadi.

Sementara si istri hingga kini masih dirawat di Puskesmas dekat rumahnya. Jari telunjuk tangan kanannya putus ditebas AP.

''Sebenarnya masalahnya ada sebab ada akibat. Bagaimana ceritanya semuanya nggak mau diperiksa, terkait dengan pengaduannya tentang perzinahan dia nggak mau diperiksa, nggak mau bikin laporan. Kami masih menunggu apa yang terjadi di sana,'' ujar Iptu Faesal.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww