Setelah 7 Tahun Dinikahi dan Punya Anak, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Setelah 7 Tahun Dinikahi dan Punya Anak, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan
Muhammad Saiful Muis (2 dari kanan). (kompas)
Kamis, 23 Januari 2020 07:38 WIB
PEKALONGAN - Setelah berhasil menipu istrinya selama tujuh tahun dan memiliki anak, kedok Muhammada Saiful Muis (31) sebagai anggota TNI Angkatan Udara akhirnya terungkap.

Dikutip dari kompas.com, anggota Unit Intel Kodim 0710 Pekalongan Jawa Tengah kemudian menangkap Muis saat berada di rumah istri sirinya di Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.

Dari tangan Muis, petugas menyita seragam TNI AU, sejumlah ID card, hingga pistol mainan.

Penangkapan bermula dari laporan keluarga istri siri Muis yang merasa curiga terhadap Muis.

Muis sebelumnya berjanji akan menikahi istri sirinya secara resmi yang sudah dinikahinya selama tujuh tahun. Namun, hingga kini janji itu belum juga ditepati.

Keluarga istrinya juga tidak pernah melihat Muis berkantor. Muis mengaku bertugas di Bandung.

Atas kecurigaan itu, keluarga melaporkan Muis ke Koramil Pekalongan Timur agar dilakukan pengecekan.

''Saya ngaku ke istri bertugas di pangkalan TNI AU di Bandung. Sudah mengaku TNI selama tujuh tahun,'' kata Muis saat diinterogasi petugas di Makodim 0710 Pekalongan, Rabu (22/1/2020).

Muis berani mengaku menjadi anggota TNI karena ingin lebih terpandang di hadapan istri dan keluarganya.

''Saya malu pulang ke rumah di Blora karena mendaftar TNI gagal terus sudah empat kali. Makanya saya enggak pulang biar orang rumah tahu saya jadi TNI,'' lanjutnya.

Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan, saat ini Muis masih dimintai keterangan tentang motif dan aktivitasnya sehari-hari selama di Pekalongan.

''Kita masih dalami motif yang sebenarnya, kenapa saudara Saiful Muis ini menjadi TNI gadungan. Pasalnya, ternyata sudah lama dan hampir tujuh tahun dirinya mengaku menjadi TNI sehingga sampai menikah siri dan mempunyai anak di Pekalongan ini,'' ujar Dandim Arfan.

Dandim mengatakan, pihaknya akan menyerahkan proses selanjutnya ke POM TNI AU.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww