Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
23 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
2
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
24 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
3
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
21 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
4
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
5
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
6
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Peristiwa
17 jam yang lalu
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan

Susur Sungai Saat Kegiatan Pramuka, Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Hanyut

Susur Sungai Saat Kegiatan Pramuka, Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Hanyut
Warga menyaksikan proses pencarian para siswa SMPN 1 Turi yang hanyut. (kompas.com)
Jum'at, 21 Februari 2020 19:36 WIB
YOGYAKARTA - Ratusan siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, hanyut terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Jumat (21/2/2020), sekitar pukul 15.30 WIB.

Dikutip dari kompas.com, ratusan siswa tersebut terseret banjir saat melakukan susur sungai dalam kegiatan Pramuka yang diselenggarakan sekolahnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan kegiatan Pramuka SMPN 1 Turi ini diikuti sekitar 257 siswa.

''Kegiatan yang dilakukan yakni susur Sungai Sempor, pada saat turun ke sungai di lokasi belum hujan, tetapi di hulu sudah hujan,'' katanya seperti ditulis Antara.

Ia mengatakan, proses evakuasi dan pendataan anak-anak di sekolah sedang dilakukan.

''Sedangkan tim SAR gabungan masih menyisir sepanjang aliran Sungai Sempor,'' katanya.

Ia mengatakan, data sementara 257 siswa ikut Pramuka susur sungai, yang sudah terdata di sekolah 154 anak.

''Ada yang langsung pulang, kondisi luka luka empat dibawa ke Klinik SWA, empat dibawa ke Puskesmas Turi, satu dibawa ke Klinik Purihusada,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww