Beli Rp 3,4 Triliun, Presiden PSG Sebut Harga Neymar Tidak Mahal

Beli Rp 3,4 Triliun, Presiden PSG Sebut Harga Neymar Tidak Mahal
Bintang Brasil, Neymar (kanan), didampingi presiden Paris Saint Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, dalam sesi perkenalan pemain 25 tahun itu di Stadion Parc des Princes, Jumat (4/8/2017). Neymar bergabung dengan kontrak lima tahun setelah PSG menebus klau
Sabtu, 05 Agustus 2017 08:37 WIB

PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) telah resmi memperkenalkan Neymar ke media di Parc des Princes Stadium pada Jumat (4/8/2017). Dalam konferensi pers itu, Neymar ditemani Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.

Penyerang berusia 23 tahun ini berstatus pemain termahal di dunia setelah PSG menebus klausul pelepasannya dari Barcelona senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun). Kapten tim nasional Brsil ini mengalahkan rekor transfer yang sebelumnya dipegang Paul Pogba, ketika Manchester United membelinya dari Juventus pada musim panas 2016.

Perbandingan harga Neymar dan Pogba sangat jauh. Man United "hanya" mengeluarkan 105 juta euro untuk mendatangkan pemain internasional Perancis itu ke Old Trafford. Meskipun demikian, Nasser menilai harga Neymar tidak fantastis jika dilihat pada tahun-tahun mendatang. 

"Hari ini dia (Neymar) mahal, tetapi dalam dua atau tiga tahun? Saya tidak berpikir itu mahal, kami akan punya banyak uang," katanya.

Sang presiden juga mengaku tidak mengkhawatirkan adanya pelanggaran Financial Fair Play.

"Saya memiliki tim yang kuat bersama saya. Jika kamu berpikir tentang Financial Fair Play, pergilah minum kopi dulu dan jangan khawatir tentang itu," imbuhnya.

Sementara di situs resmi PSG, Neymar mengatakan,"Saya sangat senang bergabung dengan Paris Saint-Germain."

"Sejak saya datang ke Eropa, PSG selalu menjadi salah satu klub yang kompetitif."

"Motivasi saya adalah membantu menaklukkan gelar yang diinginkan penggemar mereka (di Liga Champions)," ujar Neymar menambahkan.

Neymar juga menegaskan, ambisi PSG tersebut yang membuat dirinya tertarik bergabung dengan klub ibu kota Prancis tersebut. 

Editor:Kamal Usandi
Sumber:kompas.com
Kategori:Soccer

wwwwww