Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
6 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
7 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
6 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
4
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
6 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
5
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
5 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan

Neymar Kritik Buruknya Manajemen Barcelona

Neymar Kritik Buruknya Manajemen Barcelona
Neymar kritik Barcelona (Benoit Tessier/Reuters)
Senin, 21 Agustus 2017 13:54 WIB
PARIS - Neymar mengaku sedih melihat kondisi Barcelona saat ini. Atas hal itu, Neymar menyalahkan manajemen klub yang tak kompeten.

Neymar jadi transfer paling mengejutkan musim panas ini ketika dia memutuskan pindah dari Barca ke Paris St-Germain. Kepindahannya membuat Neymar jadi pesepakbola termahal dunia dengan banderol 222 juta euro.

Tak cuma mengejutkan karena PSG mau membayar semahal itu, tapi juga karena keberanian Neymar pindah dari klub seperti Barca yang lebih mentereng ketimbang PSG. PSG memang kaya dan berprestasi, tapi Barca sudah meraih kepopuleran sejak lama dan lebih bergelimang trofi.

Tapi, Neymar merasa ada yang tak beres dengan manajemen Barca setidaknya dalam setahun terakhir. Boleh dikatakan manajemen di bawah pimpinan Josep Maria Bartomeu sebagai presiden memang kerap dikritik karena lebih mengutamakan uang ketimbang prestasi.

Hal itulah yang lantas memantik keinginan Neymar untuk pergi karena merasa klub tak lagi ada di jalan yang benar.

"Ketika saya datang, segalanya berjalan dengan baik tapi kemudian.. di Barcelona, ada para direktur yang seharusnya tidak di sana. Saya sangat sedih," ujar Neymar di Soccerway.

"Empat tahun saya jalani dengan sangat bahagia, tapi Barca pantas menadpat yang lebih baik ketimbang ini. Saya punya banyak teman di sana," sambungnya.

"Saya harap segalanya berjalan lebih baik untuk Barca dan mereka menjadi tim yang kompetitif lagi."

Setelah kepergian Neymar, Barca seperti "cacing kepanasan" dalam mencari pemain baru ketika mereka mendekati banyak nama seperti Philippe Coutinho dan Ousmane Dembel yang sejauh ini selalu mendapat penolakan. Padahal bursa transfer tinggal tersisa 10 hari lagi

"Saya tidak tahu apa yang terjadi di sana. Saya merasa sedih ketika melihat mantan rekan setim saya sedih. Saya punya banyak teman di sana. Saya berharap kondisi di Barcelona lebih baik," pungkasnya.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww