Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
DPR RI
13 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
2
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
DPR RI
11 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
3
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Nasional
11 jam yang lalu
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
4
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disetujui
DPR RI
23 jam yang lalu
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disetujui
5
Hari Bhayangkara ke-74, Sahroni Dorong Kerja Polri atasi Kejahatan Siber
DPR RI
24 jam yang lalu
Hari Bhayangkara ke-74, Sahroni Dorong Kerja Polri atasi Kejahatan Siber
6
Bertambah 1.385, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 57.770 Orang
Kesehatan
23 jam yang lalu
Bertambah 1.385, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 57.770 Orang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Rumah Tahanan Idi akan Disulap Menjadi Dayah

Rumah Tahanan Idi akan Disulap Menjadi Dayah
Rabu, 21 Oktober 2015 12:32 WIB
ACEH TIMUR - Para ulama dan Pimpinan Dayah Aceh Timur yang tergabung dalam Aliansi Hujjah Alumni Dayah (AL-HADA) direncanakan akan melaksanakan kegiatan pengajian dan pembinaan kerohanaian Islam di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Idi dan sel tahanan Polres Aceh Timur. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Ulama/Pimpinan Dayah Aceh Timur dengan Kapolres Aceh Timur dan Kepala Cabang Rutan Idi beberapa waktu lalu.


Sejumlah Ulama dan Pimpinan Dayah Aceh Timur diantaranya; Tengku Zulkarnaini (Tengku Ni), Tengku Nawawi (Ayah Wi), Tengku Burhanuddin, Tengku Anwar Sulaiman, Tengku Muhyiddin, Tengku H. Fauzari, Tengku Nasruddin Isa, Tengku Ishak Malem, Tengku Saiful Bahri, Tengku Muhibuddin dan Tengku Mayeddin pada hari Selasa (20/10/2015) sore, mendatangi Cabang Rutan Idi untuk melakukan pembicaraan terkait program kegiatan yang akan rutin digelar di tempat tersebut.

“Semua manusia mempunyai kesalahan. Namun, intinya mau tidak orang tersebut untuk bertaubat dan memperbaiki kesalahan. Bagi para warga binaan, peluang untuk kembali berbuat jahat ketika mereka bebas dari tahanan sangat besar. Apalagi banyak orang beranggapan bahwa mereka yang keluar dari penjara merupakan orang yang telah dihukum sehingga merasa tersisih dalam kehidupan masyarakat. Namun dengan kegiatan rutin yang direncanakan akan dilaksanakan pada minggu mendatang dan diharapkan bisa menjadi berguna bagi agama dan negara,” ungkap Tengku Ni.

Selain ceramah, nantinya juga akan ada materi pembelajaran Keislaman dan pembinaan spiritual Zikir Naqsiah Bandi yang bisa menjadi renungan batin terhadap para Napi. Abu Paya Pasi dan Abu Wahab Matang Perlak akan memberi andil dan berperan sebagai Ketua Jama’ah Tarikat Naksabandiyah Al-Waliyyah Muktabarah.

Sementara, Sukriadi alias Gambit salah satu warga binaan, sangat antusias dengan adanya program tersebut. “Tentu akan menjadi motivasi sekaligus bahan intropeksi dan pendakatan kepada Tuhan Yang Maha Esa selama berada di dalam (tahanan/red) sini, kami butuh bimbingan dan pengajaran agama sehingga kami bisa bertaqwa kepadanya,” ujar Gambit.

Sementara Tgk. Anwar Sektaris Al-Hada Aceh Timur mengatakan, program ini merupakan program yang sudah lama diusulkan oleh Almarhum Abu Pantoen Labu karena dirinya bersama ulama lain mengharapkan Rutan (Rumah Tahanan) bisa dijadikan tempat seperti Dayah yang akan memberikan pendidikan agama dan perbaikan karakter, karena menurutnya para Napi itu bukan penjahat tapi tersesat sehingga melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama dan negara.

Sementara Kepala Cabang Rutan Idi yang mengatakan secara pribadi bahwa dirinya sangat mengapresiasi program yang sudah diprogramkan sejak lama oleh para ulama dan baru bisa terealisasikan saat ini. “Hal ini juga sangat membantu mengubah mental maupun spiritual warga binaan kami yang berjumlah 337 orang, jika nantinya telah bebas,” terang Kepala Cabang Rutan Idi, Yusnaidi, SH. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:acehkita.com
Kategori:Aceh, GoNews Group, Pemerintahan, Umum

wwwwww