Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
17 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
15 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
18 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
15 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
GoNews Group
15 jam yang lalu
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Kembangkan Pasar Tradisiona Modern, Pesisir Selatan Alokasikan Dana 7 Miliar

Sabtu, 30 Januari 2016 06:13 WIB
Penulis: Calva
kembangkan-pasar-tradisiona-modern-pesisir-selatan-alokasikan-dana-7-miliar

PAINAN - Pengembangan pasar tradisional merupakan salah satu langkah strategis yang harus dilakukan. Sebab melalui upaya itu, minat atau antusias masyarakat untuk mendatangai pasar tradisional bisa kian meningkat, termasuk juga di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Diskoperindagpas) Pessel, Erdianto BTR menyebutkan, tahun 2016 Pemkab Pessel akan membangun pasar tradisional modern.

"Pembangunan pasar tradisional modren dengan anggaran sebesar Rp 7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) ini, akan ditempatkan di kawasan Wisata Carocok Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan. Pasar yang bisa dijadikan sebagai penyanggah pada kawasan wisata unggulan dengan luas lahan mencapai 2 hektare ini, sekarang tangah dalam masa persiapan pembebasan lahan," katanya sebagaimana dilansir pesisirselatabkab.go.id, Sabtu (30/1/2016).

Selain menjawab kebutuhan daerah dalam melakukan pengembangan kawasan wisata Mandeh, peningkatan status pasar dari pasa tradisional menjadi pasar tradisional modren itu, akan memberi nilai tambah terhadap kenyamanan masyarakat serta juga meningkatkan transaksi.

"Sebab jika kenyamanan itu tidak tercapai, maka kehadiran pasar tradisional tetap dijadikan sebagai idola oleh masyarakat, Teruatama sekali bagi masyarakat pengujung atau wisatawan," ujarnya.

Ditambahkanya bahwa keberadaan pasar tradisional modren sebagai mana direncanakan di kawsan wisata Carocok Mandeh, akan memberi nilai tambah bagi daerah dan masyarakat dalam meningkatkan pendapatan dan ekonomi.

"Dari itu saya berharap pembebasan lahan seluas 2 hektare untuk pembangunan pasar tradisional modren ini, bisa tercapai hingga bulan Maret 2016. Saya katakan demikian, karena sangat disayangkan jika alokasi anggaran yang sudah tersedia itu, kembali ditarik ke pusat, hanya gara-gara tidak disepakatinya pembebasan lahan antara masyarakat dengan pemerintah," ungkapnya.

Selaian di Carocok Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan, jumlah pasar tradisional yang membutuhkan peningkatan dan pengambangan sarana di daerah itu ada sebanyak 37 unit lagi, dan tersebar di 15 kecamatan yang ada. (***)


wwwwww