Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
8 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
16 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
15 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
17 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
15 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
MPR RI
14 jam yang lalu
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sadis, 3 Siswi di Inhil Dibacok OTK di Kos-kosan, Kepala Luka Parah dan Jari Tangan Putus

Sadis, 3 Siswi di Inhil Dibacok OTK di Kos-kosan, Kepala Luka Parah dan Jari Tangan Putus
Ketiga korban, (Foto Polsek Pelangiran)
Senin, 01 Februari 2016 11:26 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Penganiayaan sadis terjadi di Inhil, Riau, tepatnya di Kecamatan Pelangiran, dimana tiga orang pelajar perempuan menjadi korban, Senin (1/2/2016) pukul 02.20 WIB.

Kajadian berlangsung saat ketiganya sedang tidur di depan televisi di rumah kos-kosan yang terletak di Jalan Sirajudin, Kelurahan Pelangiran Kecamatan Pelangiran.

Adapun ketiga korban tersebut adalah Yuna Farma (17) pelajar dari Desa Teluk Bunian, Sugiyarti (17) pelajar dari Desa Terusan Beringin Jaya dan Ade Hartini (17) pelajar dari Kecamatan Mandah.

Korban pertama, yaitu Yuna menderita dua luka bacokan di kepala bagian depan sebelah kiri serta jari tengah dan jari manis putus.

Korban kedua yaitu Sugiyarti menderita luka bacok pada bagian kening sebelah kiri.

Dan korban ketiga, Ade Hartini menderita luka bacok di kepala dan luka sabetan diatas telinga.

Saat ini ketiganya tengah dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan didampingi para keluarga.

''Dugaan sementara kasus merupakan Anirat (penganiyaan berat) dan motif kasus tersebut masih dalam penyelidikan,'' jelas Kapolsek Pelangiran, Iptu Ali M Siregar menjelaskan kepada GoRiau.com.***

wwwwww