Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
16 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
13 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
17 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
4
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
15 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
14 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
GoNews Group
13 jam yang lalu
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ternyata Baru RAPP yang Taati Perintah Gubri

Ternyata Baru RAPP yang Taati Perintah Gubri
Pertemuan LAM dan Plt Gubri membahas Karhutla
Senin, 01 Februari 2016 11:48 WIB
Penulis: Syafri Ario
PEKANBARU - Program pencegahan kebakaran lahan yang diperintahkan Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, ternyata dari sekian banyak perusahaan baru tercatat PT Riau Pulp and Paper (RAPP) yang mengimplementasikan instruksi tersebut.

Ada 168 desa yang masuk ke dalam area rawan kebakaran di Riau. Plt Gubri memerintah perusahaan yang ada di area 168 desa tersebut untuk melakukan pembinaan dan bantuan.

Kepala Dinas Kehutanan Riau, Fadrizal Labay, mengungkapkan baru PT. RAPP saja yang melaksanakan imbauan Plt Gubri agar semua perusahaan kehutanan dan perkebunan melakukan hal ini.

"Tahun 2016 ini, PT RAPP memperluas Fire-Free Village Program (FFVP) dari 8 desa pada tahun 2015 menjadi 20 desa, yaitu 12 desa di Kab. Pelalawan; 3 desa di Kab. Siak; 3 Desa di Kab. Kep. Meranti; dan di 2 Desa Binaan Mitra RAPP," ujar Fadrizal Labay, Senin (1/2/2016).

Selain itu akan dilaksanakan juga upaya pencegahan melalui penyadaran-tahuan tentang api di 50 desa, kerena penyadar-tahuan atau awareness merupakan langkah terbaik untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan.

"FFVP yang diprakarsai RAPP berdampak signifikan terhadap penurunan kebakaran lahan dan hutan, terbukti dari 618 ha lahan terbakar di 9 desa pada tahun 2014, berkurang menjadi 53 ha di tahun 2015 setelah FFVP dilaksanakan," ujarnya ***


wwwwww