Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kerangkat Tim Persela Sudah Terbentuk Kata Nil Maizar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kerangkat Tim Persela Sudah Terbentuk Kata Nil Maizar
2
Kadis Dukcapil pun Diminta Berkawan dengan Penjaga Makam
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Kadis Dukcapil pun Diminta Berkawan dengan Penjaga Makam
3
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
6 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
4
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
7 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
5
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
6 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
6
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
6 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Dalam Setahun PKL di Dumai Mampu Hasilkan PAD Hingga Miliaran Rupiah

Dalam Setahun PKL di Dumai Mampu Hasilkan PAD Hingga Miliaran Rupiah
Pedagang Kaki Lima yang berjualan sekitar Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai, Riau.
Senin, 03 Oktober 2016 16:31 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Dumai, ternyata bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga miliaran rupiah melalui retribusi. Namun, saat ini keberadaan ribuan PKL terancam akibat dari penggusuran yang dilakukan Pemerintah Kota Dumai, melalui Satpol PP belum lama ini.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, Edi Sepen kepada GoRiau.com, Senin (3/10/2016) saat mendengarkan aspirasi dari sejumlah PKL di Jalan Ombak, Kota Dumai. Jika, Pemerintah Kota Dumai (Pemko) Dumai bisa membina PKL yang ada, akan jauh lebih baik.

"Contohnya saja ada 1.000 PKL, dalam sehari mereka dikutip retribusi sebagai PAD Rp3.000, dalam sebulan bisa menghasilkan Rp90 juta. Sehingga dalam setahun PKL di Kota Dumai, mampu menyumbangkan PAD sebanyak Rp1.080.000.000," bebernya.

Menurtnya, Pemko Dumai harus segera mencarikan solusi, agar PKL di Kota Dumai merasakan kenyamanan saat menjalankan profesinya. Pemko Dumai juga diminta untuk membina ribuan PKL, bukan menyakiti hari masyarakat yang berprofesi sebagai PKL.

"Kami rasa PKL tidak ada yang keberatan, jika menyumbangkan retribusi untuk daerah. Asalkan jelas laporannya. Sesuai dengan data," urainya.

Bagaimana pun juga, baginya PKL yang ada di Kota Dumai mengerjakan profesi tersebut untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. "Kita berharap, Pemko Dumai ada jalan keluarnya. Sehingga permasalahan ini tidak berkelanjutan," jelasnya.***

Kategori:Riau, Ekonomi

wwwwww