Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
Ekonomi
11 jam yang lalu
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
2
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
3
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
Olahraga
24 jam yang lalu
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
4
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
MPR RI
4 jam yang lalu
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
5
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
Olahraga
2 jam yang lalu
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
6
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Kesehatan
4 jam yang lalu
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Home  /  Berita  /  Umum

Pemko Medan Minta Pedagang Tidak Menolak Relokasi Tempat Baru

Pemko Medan Minta Pedagang Tidak Menolak Relokasi Tempat Baru
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin
Rabu, 26 Oktober 2016 15:56 WIB
Penulis: Bambang Edi Susilo
MEDAN - Pemko Medan telah menetapkan dua pilihan lokasi yakni di Kompleks Medan Metropolitan Trade Center (MMTC) Jalan Pancing atau bekas lahan Rumah Sakit Martondi untuk relokasi para pedagang.

Wali Kota Medan,  Dzulmi Eldin mengatakan, pihaknya memiliki lahan sekitar 4.000 m2 di bekas kebakaran Pasar Aksara. Namun demikian, lahan ini akan digunakan untuk pelebaran jalan dan jalur layang.

“Ini bisa tergerus, mungkin jadi sekitar 2.000 m2 sampai 3.000 m2. Tidak bisa meng-cover lebih dari 700 pedagang. Makanya kami minta pengertian pedagang. Kami cari lahan lain masih di sekitar sana. Masyarakat sudah mau ganti rugi. Kami juga tidak ingin dua kali kerja. Kalau akan digunakan untuk pelebaran jalan kan kami harus berpikir relokasi ke mana lagi. Bisa habis anggaran ke sana,” papar Eldin.

Dia memerinci jika pedagang bisa menyetujui rencana tersebut pada tahun ini pada 2017 pemkot bisa merealisasikan anggaran pembangunan relokasi pasar. Adapun, untuk lahan di MMTC seluas 6.000 m2, yang diperlukan hanya pembangunan akses.

“Pedagang tidak perlu khawatir masyarakat akan pindah belanjanya. Masyarakat akan tetap cari pedagang kok. Relokasi juga perlu secepatnya agar menekan konflik dengan masyarakat pengguna jalan,” tambah Eldin.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Medan Zulkarnain menyebutkan telah mengajukan usulan pembangunan fly over ke pemerintah pusat. Pembangunan akan dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.

Editor:Arif
Kategori:Pemerintahan, Ekonomi, Umum
wwwwww