Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
24 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
19 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
18 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
19 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
18 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ikut Tarung di Pilgub Gorontalo, Istri Fadel Muhammad Resmi Mundur dari DPD RI

Ikut Tarung di Pilgub Gorontalo, Istri Fadel Muhammad Resmi Mundur dari DPD RI
Fadel Muhammad dan Istri. (Foto: Tempo.co)
Jum'at, 28 Oktober 2016 19:58 WIB
JAKARTA - Hana Hasanah Fadel Muhammad resmi mengundurkan diri dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Pengunduran diri itu dilakukan sejak ditetapkan sebagai peserta dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo 2017.

Hana Hasanah dengan nomor anggota B-109 resmi menandatangani surat pengunduran diri dari keanggotanya di DPD tertanggal 27 Oktober 2016. "Iya saya sudah menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal DPD RI di Jakarta, untuk diberitahukan kepada Pimpinan DPD RI," kata Hana, Jumat, 28 Oktober 2016.

Sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali kota, anggota DPD yang telah ditetapkan sebagai calon kepala daerah harus mengajukan surat pengunduran diri, 60 hari sejak ditetapkan. Di dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2016, calon tersebut sudah harus memasukkan surat pengunduran diri tersebut minimal lima hari sejak ditetapkan.

"Profesionalitas harus saya tunjukkan kepada masyarakat, menjadi anggota DPD RI sebagai perwakilan rakyat Gorontalo memang sebuah amanah. Namun saya rasa perlu untuk menjadi calon gubernur agar bisa membuat atau mengeluarkan kebijakan yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Hana Hasanah Fadel dan Tonny S. Junus, maju menjadi peserta pada pilkada 2017, diusung PDI Perjuangan, Gerindra, PPP, dan PKB. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:antara dan tempo
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Gorontalo

wwwwww