Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
Kesehatan
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
2
Pernah Diramal Mbak You, Gunung Semeru Hari Ini Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 KM
Peristiwa
19 jam yang lalu
Pernah Diramal Mbak You, Gunung Semeru Hari Ini Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 KM
3
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
Peristiwa
24 jam yang lalu
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
4
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro
5
Tanpa Atribut, FPI Buka Posko Dapur Umum dan Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kalsel
Peristiwa
18 jam yang lalu
Tanpa Atribut, FPI Buka Posko Dapur Umum dan Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kalsel
6
Bicara Soal Kalah Atau Menang, Agung Firman: Enjoy Saja
Olahraga
22 jam yang lalu
Bicara Soal Kalah Atau Menang, Agung Firman: Enjoy Saja
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Pemkab Rohil akan Kembangkan Destinasi Wisata 'Ngopi di Pinggir Jalan'

Pemkab Rohil akan Kembangkan Destinasi Wisata Ngopi di Pinggir Jalan
Ilustrasi
Selasa, 06 Desember 2016 00:03 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki kultur minum kopi sekaligus peminum kopi terbanyak. Rata-rata penduduk Bagansiapiapi meminum minimal 3 cangkir kopi sehari. Walaupun masih kalah dengan Finlandia maupun Amerika yang sanggup menghabiskan 5 cangkir kopi dalam sehari, namun kegemaran minum kopi sebagian besar penduduk Bagansiapiapi sudah berlangsung cukup lama.

''Saya melihat kebanyakan masyarakat Bagansiapiapi berkutat dengan minum kopi bercangkir-cangkir. Orang-orang justru telah menetapkan seni meminum kopi sebagai tempat ajang berkumpul baik dipagi maupun malam hari setelah lelah bekerja. Bahkan, warung kopi juga sebagai tempat berbicara masalah bisnis. Dan itu akan kita kembali populerkan sebagai salah satu destinasi wisata untuk menjadikan Bagansiapiapi sebagai kota dengan mempertahankan warung kopi terbanyak di Indonesia,'' kata Bupati Rokan Hilir ketika menghadiri reuni SMA 360 pada hari Senin (5/12/2016), di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau.

Menghidupkan kembali warung kopi, sambungnya, bukan mencontek budaya barat. Apalagi dirinya melihat sudah banyak warung kopi beradaptasi dengan mengikuti perkembangan zaman menyediakan wifi untuk memanjakan langganannya. Dulu warung kopi hanya ada dipinggir jalan hingga dalam pinggiran kota.

''Sekarang karena tergerus waktu, bahkan banyak orang Bagansiapiapi yang sudah lama meninggalkan kampung halamannya tidak lagi mengenal kota Bagansiapiapi dengan budaya ngopi di jalan-jalan," sebut Suyatno.

Dirinya melihat, ada potensi yang bisa dicapai seandainya jajanan dan warung kopi kembali menjamur dikota Bagansiapiapi. Salah satunya adalah dengan terciptanya sumber pendapatan daerah yang berasal dari pajak. Untuk itu, ia meminta kepada pemilik usaha warung kopi untuk meningkatkan mutu kopinya dengan biji bijian berkualitas premium.

''Saya menyimak, kompetisi kopi tingkat global yang cukup bergengsi. Setidaknya, saya berharap kedepan kota Bagansiapiapi berpartisipasi menjadi salah satu kota dengan kopinya berkelas dunia,'' ujarnya.

Untuk mencapai hal itu, Bupati berjanji akan membahas dengan SKPD terkait duduk satu meja untuk membahas bagaimana kedepan agar kultur mengopi bisa dihidupkan kembali dan bukannya sebagai tempat usaha, namun sebagai ajang silaturahmi dan bersosialisasi. ***

Kategori:Ekonomi
wwwwww