Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
17 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
15 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
17 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
18 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
16 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
GoNews Group
15 jam yang lalu
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi III Panggil Panglima TNI dan Kepala BIN, Terkait Isu OPM dan Penyelundupan Senjata di Sudan

Komisi III Panggil Panglima TNI dan Kepala BIN, Terkait Isu OPM dan Penyelundupan Senjata di Sudan
Anggota DPR, Asril Tanjung. (istimewa)
Kamis, 26 Januari 2017 15:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hari ini, Komisi I DPR RI diagendakan akan menyelenggarakan rapat Rapat Kerja dengan Menhan RI Riyamizard Riyacudu, Menlu RI Retno Marsudi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kepala BIN Budi Gunawan, Kamis (26/1/2017).

Wakil Ketua Komisi I, Asril tanjung mengatakan rapat yang akan diselenggarakan pada pukul 12.00 nanti itu akan membahas tentang perkembangan hubungan Bilateral RI-Australia Pasca peristiwa penghentian sementara kerjasama di Bidang Pertahanan dan peristiwa yang terkait dengan isu separatisme OPM.

"Ini raker merupakan rapat rutin kita laksanakan. terutama yang akan kita laksanakan ini fokusnya adalah evaluasi penggunan anggaran 2016 sekaligus untuk evaluasi program 2016. Setelah itu dilanjutkan rencana kerja 2017," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1).

Meski begitu, lanjut Arsil, tidak tertutup kemungkinan dari 51 anggota komisi yang hadir akan mempertanyakan soal isu-isu aktual, utamanya menyangkut tugas dari Menhan, TNI, BIN, maupun Menlu.

"Yang menonjol lagi adalah kejadian di Sudan. Mungkin nanti akan ada yang bertanya. Karena itu berkaitan dengan tugasnya TNI, Menhan, Menlu dan BIN," ujarnya.

Diketahui informasinya ada pasukan keamanan Indonesia yang ikut dalam Misi Perdamaian Gabungan Uni Afrika di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa  di Darfur, Sudan yang kabarnya ditangkap pada Jumat (20/1/2016). 

Infonya mereka ditangkap di Bandara Al Fashir, Sudan, karena berupaya selundupkan senjata dan amunisi ke luar negara itu. Modusnya mereka menyamarkan senjata tersebut dengan mineral berharga. ***


wwwwww