Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
18 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
16 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
14 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Soal Cuitan 'Babu' Fahri Hamzah, Fadli Zon: Harusnya Pemerintah Terimakasih Sudah Diingatkan

Soal Cuitan Babu Fahri Hamzah, Fadli Zon: Harusnya Pemerintah Terimakasih Sudah Diingatkan
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. (GoNews.co/Muslikhin)
Jum'at, 27 Januari 2017 17:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menanggapi cuitan Fahri Hamzah soal 'babu', atau tenaga kerja Indonesia yang berada di luar negeri, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon meminta pemerintah tidak kebakaran jenggot.

Pasalnya kata Fadli, apa yang diungkapkan Fahri Hamzah adalah fakta yang seharusnya di apresiasi.

"Pak Fahri itu mengungkapkan gegelisahan masyarakat melalui unek-uneknya, harusnya Pemerintah baik Presiden atau Menteri Tenaga kerja berterimakasih, karena sudah diingatkan," ujarnya kepada GoNews.co, Jumat (27/1/2017) di Kompleks Parlemen Jakarta.

Masih kata Fadli, pada kenyataannya memang kondisi tenaga kerja asing dari Indonesia masih belum semuanya diperlakukan dengan baik dan layak diluar negeri.

"Mungkin sebagian di Taiwan, Hongkong sudah mendingan. Tapi faktanya masih ada beberapa negara yang memperbudak TKI kita. Gaji yang tak dibayarkan, kekerasan dan perlakuan semena-mena masih terjadi. Disaat seperti itu, justru negara kita diserbu para pekerja asing. Ini lah realnya, dan apa kata pak Fahri ada benarnya," tukasnya.

Dan Fadli juga meyakini, bahwa cuitan Fahri Hamzah bukan bentuk pelecehan terhadap TKI.

"Niat pak Fahri baguslah, tak ada niat melecehkan, justru itu bentuk sindiran dan kritik terhadap pemerintah, agar nasib para TKI kita bisa lebih manusiawi lagi," paparnya.

Untuk itu kata dia, dengan adanya pelaporan resmi terkait cuitan tersebut ke MKD, dirinya berharap bisa diselesaikan secara kekeluargaan. "Jangan dibesar-besarkan, bagusnya duduk bersama dan dicerna kembali kata-kata pak Fahri itu," pungkasnya. ***


wwwwww