Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
17 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
2
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
DPR RI
24 jam yang lalu
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
3
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
DPR RI
24 jam yang lalu
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
4
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
Peristiwa
17 jam yang lalu
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
5
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
DPD RI
19 jam yang lalu
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
6
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Unilak Luluskan 628 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Unilak Luluskan 628 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater
Wisuda Unilak.
Sabtu, 15 April 2017 14:31 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Universitas Lancang Kuning (Unilak) meluluskan sebanyak 628 wisudawan program pascasarjana/magister (S2) dan program sarjana (S1). Ini merupakan wisuda ke-54 program sarjana dan wisuda ke-4 program magister.

"Kami berharap para alumni bisa menjaga nama baik almamater, karena apa pun yang dilakukan oleh alumni pasti berdampak pada Universitas Lancang Kuning," kata Rektor Unilak, DR Hj Hasnati SH MH kepada GoRiau.com di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa yang menjadi tempat pelaksanaan wisuda Unilak, Sabtu (15/4/2017) siang.

Ia pun berdoa semoga semua alumni yang baru saja diwisuda itu nantinya dapat bersaing diera globalisasi, tentunya dengan berbekal ilmu-ilmu yang mereka terima selama menempuh pendidikan.

"Semoga ilmunya bermanfaat. Apa lagi tadi ada satu wisudawan dari magister ilmu hukum yang dinyatakan cumlaude karena IPK nya mencapai empat," tuturnya.

Untuk kedepannya, mengingat persaingan dunia kerja yang semakin ketat sejak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Rektor Unilak ini pun mulai berbenah menyiapkan bekal ilmu yang lebih baik lagi bagi 10.212 mahasiswanya yang masih aktif menuntut ilmu di kampus.

Caranya, kata Hasnati, Unilak harus menambah tenaga-tenaga pengajar yang profesional. Ini diperlukan untuk menciptakan lulusan Unilak yang bersumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apa lagi selain memiliki sembilan fakultas yang membawahi 19 program studi (Prodi), Unilak juga memiliki satu fakultas pascasarjana yang membawahi dua prodi.

"Kami memang baru punya dua profesor, makanya tenaga pendidik bergelar doktor di Unilak kami dorong untuk menjadi guru besar. Karena tenaga-tenaga pengajar ini lah yang nanti bertugas membekali ilmu kepada mahasiswa," urainya.

Penambahan tenaga-tenaga pengajar dan guru-guru besar itu juga menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan peningkatan akreditasi. Yang mana, Unilak yang saat ini berakreditasi B akan mengejar penilaian akreditasi unggul atau nilai A.

"Kami punya target untuk memperoleh akreditasi A. Mudah-mudahan sebelum tahun 2019 mendatang bahan akreditasi sudah bisa dimasukkan dalam BAN-PT," pungkasnya. ***


wwwwww