Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
13 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
10 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
Olahraga
23 jam yang lalu
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
4
Penyaluran 'Safety Net' yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung 'Rusuh'
DPR RI
24 jam yang lalu
Penyaluran Safety Net yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung Rusuh
5
Demokrat Tugaskan Denny Indrayana Tetapkan Pasangan di Pilgub Kalsel
Politik
22 jam yang lalu
Demokrat Tugaskan Denny Indrayana Tetapkan Pasangan di Pilgub Kalsel
6
PBSI Bersyukur Ada Kepastian Waktu Penyelenggaraan
GoNews Group
23 jam yang lalu
PBSI Bersyukur Ada Kepastian Waktu Penyelenggaraan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pariwisata Indonesia Kembali Tercoreng, Turis Belanda Terseret Ombak di Pantai Indrayanti Gunungkidul

Pariwisata Indonesia Kembali Tercoreng, Turis Belanda Terseret Ombak di Pantai Indrayanti Gunungkidul
Istimewa.
Kamis, 04 Mei 2017 19:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Seorang wisatawan asal Belanda, Warry Stiginqa (57) terseret ombak di Pantai Indrayanti, Gunungkidul, Kamis (4/5/2017).

Kejadian naas tersebut, menandakan dunia pariwisata di Indonesia belumlah nyaman bagi para turis baik dari dalam maupun luar negeri. Terseretnya wisatawan asal Belanda ini otomatis 'mencoreng' pariwisata dalam negeri.

Saat kejadian, korban sempat terbawa ke tengah laut, untungnya berhasil diselamatkan Tim SAR Satlimas Gunungkidul.

"Kejadian sekitar pukul 12.15 WIB. Korban sempat terapung di tengah laut sekitar 15 menit," kata Anggota SAR Satlinmas II Gunungkidul, Paryanto, Kamis (4/5/2017).

Menurut Paryanto, diduga korban terseret ombak karena tidak memahami karakteristik Laut Selatan. Meski korban bisa berenang, korban sempat terbawa ke tengah laut.

"Korban bisa berenang, cuma waktu itu gelombangnya tinggi sehingga korban panik," katanya.

Menurut dia, kejadian ini berawal saat Warry bersama rekan-rekannya berenang di pinggir Pantai Indrayanti. Siang itu, ombak laut sedang tinggi. Tanpa diduga ada ombak laut menghantam dan langsung menyeret korban ke tengah laut. "Sesaat korban tenggelam, terus muncul lagi," cerita Paryanto.

Sejumlah rekan korban melapor dan meminta bantuan, Tim SAR kemudian melakukan pengejaran menggunakan perahu. Petugas SAR berhasil menolong korban dengan cara mengulurkan pelampung, lalu tubuh korban diangkat ke atas perahu. "Korban terus kami bawa ke bibir pantai," sebutnya.

Setelah berhasil dibawa ke bibir pantai, korban dapat perawatan medis, kondisinya mulai membaik. Setelah itu korban bersama rekannya meninggalkan Pantai Indrayanti. ***


wwwwww