Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
20 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
Revisi UU Pemilu, 'Ada Penumpang' di Ambang Batas Parlemen
DPR RI
22 jam yang lalu
Revisi UU Pemilu, Ada Penumpang di Ambang Batas Parlemen
4
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
Politik
20 jam yang lalu
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
5
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
Ekonomi
20 jam yang lalu
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
6
Pemain Persib Bandung Negatif Covid 19 dari Hasil Swab
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pemain Persib Bandung Negatif Covid 19 dari Hasil Swab
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sambut Idul Fitri, Masyarakat Kalbar Siapkan "Boom" Meriam Warna-warni Khas Pontianak

Sambut Idul Fitri, Masyarakat Kalbar Siapkan Boom Meriam Warna-warni Khas Pontianak
Ngadri/GoNews.co
Selasa, 13 Juni 2017 17:20 WIB
Penulis: Ngadri
PONTIANAK - Menyamabut Perayaan hari raya Idul Fitri 1438 H di Pontianak Kalimantan Barat, bakal dimeriahkan dengan Festifal Meriam Karbit. Dari pantauan GoNews.co, segala persiapanpun sudah tampak dibeberapa tititk seperti dipinggiran sungai Kapuas Selasa, (13/6/2017).

Salah satu anggota panitia forum meriam karbit Gang Haji Mursid Dalam dan Haji Muraid Luar Pontianak Selatan mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan diantaranya, penyimpanan balok yang sebelumya dibelah menggunakan Cinsaw dan melakukan pengecatan dengan corak berwarna warni yang menonjolkan corak khas Kota Pontianak.

Jainal, seorang warga Gang Haji Mursid yang merupakan anggota Forum meriam karbit mengatakan, untuk mengikuti Festifal meriam karbit waktu yang dipersiapkan sekitar 2 bulan, dengan estimasi dana untuk membuat 1 meriam sekitar Rp8 juta yang berukuran besar dan Rp4 juta yang berukuran kecil.

"Inilah yang menjadi kendala setiap peserta yang mengikuti Festival Meriam Karbit, karena selama ini, forum harus meminta sumbangan dengan warga karena Pemkot tidak ada yang membantu," ujarnya.

Padahal kata dia, meriam karbit ini merupakan ikon wisata Kalbar yang bakal menarik wisata luar negeri. Dirinya berharap pemerintah memberikan perhatian untuk memeriahkan acara tersebut. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Umum, Kalimantan Barat

wwwwww