Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
20 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
Revisi UU Pemilu, 'Ada Penumpang' di Ambang Batas Parlemen
DPR RI
22 jam yang lalu
Revisi UU Pemilu, Ada Penumpang di Ambang Batas Parlemen
4
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
Politik
20 jam yang lalu
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
5
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
Ekonomi
20 jam yang lalu
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
6
Pemain Persib Bandung Negatif Covid 19 dari Hasil Swab
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pemain Persib Bandung Negatif Covid 19 dari Hasil Swab
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketahuan Gituan di Kos Kosong, Saat Dikembalikan ke Ortu sama Petugas, Siswi SMA Ini Ngakunya Karena Tak Tahan

Ketahuan Gituan di Kos Kosong, Saat Dikembalikan ke Ortu sama Petugas, Siswi SMA Ini Ngakunya Karena Tak Tahan
Pelaku saat dinasehati petugas.
Kamis, 14 September 2017 05:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANJARMASIN- Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut mengamankan sejoli, Ang (16) pelajar SMKN di Pelaihari dan Hai (18) lulusan SMKN di Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (13/9/2017).

Informasi dihimpun, keduanya diduga melakukan praktek mesum di satu rumah kos yang ditinggal penghuni di kawasan Kelurahan Angsau, sekitar pukul 22.30 Wita.

Warga sekitar melakukan penggerebekan terhadap sejoli itu karena sudah diintip, kali ketiga menginap di rumah kos tersebut hingga pagi.

Modusnya, pelaku meminjam kunci penghuni rumah kos temannya, beralasan menginap. Tapi, pelaku menjemput teman perempuannya.

Warga jengkel dan menggerebek. Itu karena, satu dari sejoli itu diduga sudah membuka pakaian di bagian atas.

Warga akhirnya meminta Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut membawa sejoli itu untuk di proses sesuai peraturan daerah.

Keduanya, dibawa ke kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut, malam itu hingga dini hari. Dihadapan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut, sejoli itu mengaku sudah saling merangsang birahi.

Sejoli itu dikembalikan kepada orangtuanya masing-masing. Itu setelah dihubungi dan diberikan siraman rohani oleh Kasi Pengawasan pada Bidang Ketertiban Umum Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut, Siswo Subroto ***

Sumber:Tribun
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Kalimantan Barat

wwwwww